Akibat Banjir, Rumah Warga Lamongan Diteror Ular Kadut
Lamongan, (afederasi.com) – Ancaman bahaya bagi warga terdampak banjir luapan Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan ternyata bukan hanya soal genangan air. Seekor ular Welang, atau Weling (Kadut) berukuran besar dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari dapur rumah warga di Dusun Kedungwaru, Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, pada Senin (23/02/2026) malam.
Ular Weling dan ular Kadut adalah jenis ular yang sama nama yang sering, memiliki nama latin Bungarus Candidus. Ular ini adalah spesies ular berbisa termasuk dalam genus Bungarus, dan dikenal dengan nama lain seperti ular beling atau ular bandotan belang.
Munculnya ular Kadut bermula saat pemilik rumah, Suyanto (45), dikagetkan dengan keberadaan reptil berbisa mematikan tersebut yang tiba-tiba muncul di area dapurnya. Mengingat kawasan tersebut sedang terendam banjir akibat meluapnya sungai Bengawan Jero, masuknya hewan melata ke pemukiman diduga kuat karena habitat asli mereka terganggu genangan air.
Petugas jaga piket Damkar Korwil Lamongan Kota menerima laporan warga pada pukul 21.40 WIB. Dengan respon cepat, tim berangkat dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 21.51 WIB untuk melakukan tindakan penyelamatan.
Kondisi rumah korban yang sedang terdampak banjir menjadi tantangan tersendiri. Namun, petugas yang sudah terlatih bergerak sigap mengamankan area. Menggunakan perlengkapan khusus berupa grab stick dan hook (alat pencapit ular), petugas berhasil melumpuhkan ular Welang tersebut setelah hampir satu jam penanganan.
Korwil Damkar Lamongan Kota, Suwanto, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi berjalan lancar tanpa ada korban jiwa maupun luka. Ia pun mengimbau masyarakat agar ekstra waspada, terutama bagi mereka yang rumahnya tengah terendam banjir.
"Kami mengimbau warga, khususnya di wilayah yang terdampak banjir Bengawan Jero, untuk selalu waspada. Kondisi air yang tinggi memaksa hewan melata seperti ular mencari tempat yang lebih kering, termasuk masuk ke area rumah warga," ujar Suwanto saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2026) siang.
Suwanto juga menambahkan agar warga tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan ular berbisa di dalam rumah.
"Jika melihat keberadaan ular, segera hubungi petugas. Jangan dievakuasi mandiri tanpa alat pelindung, karena sangat berisiko. Tadi malam tim kami berhasil mengamankan satu ekor ular Welang berukuran cukup besar dan evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 22.59 WIB," imbuhnya.
Saat ini, ular hasil evakuasi tersebut telah diamankan di markas Damkar Korwil Lamongan untuk nantinya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari pemukiman penduduk. (yan)
What's Your Reaction?



