Kades se - Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang Kompak Pergi Liburan ke IKN  

17 Jun 2026 - 16:13
Kades se - Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang Kompak Pergi Liburan ke IKN  
Seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, saat liburan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (09/06/2026). (Foto:H. Basyarudin untuk afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com)  – Heboh! Seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, kompak dari kantor desa masing-masing. Bukan karena mogok kerja atau demo, melainkan mereka  pergi berlibur ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Selasa (9/6/2026). Aksi ini sontak mencuri perhatian publik, bukan karena kontroversial, tapi karena uniknya alasan di balik perjalanan ini yakni penasaran dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Meski terdengar seperti 'bolos' massal, nyatanya para kades ini telah mengantongi izin resmi. Mereka memanfaatkan hak cuti selama tiga hari dan membiayai perjalanan ini dari kantong sendiri, lho! Bukan pakai dana desa atau APBN.

Sumber kasnya berasal dari iuran rutin paguyuban kepala desa yang digelar setiap hari Rabu. Setiap kades menyetor Rp 200 ribu per pertemuan. "Hasil iuran itulah yang kami kumpulkan untuk kegiatan tahunan. Tahun lalu kami ke Malang dan Batu, tahun ini kami sepakat ke IKN," ujar H. Basyarudin, Kades Banjarsari, saat dikonfirmasi Rabu (17/6/2026).

Bahkan, sempat terbesit niat untuk liburan ke Thailand! Namun, rasa nasionalisme dan rasa penasaran yang membuncah akhirnya memenangkan suara bulat untuk memilih IKN sebagai destinasi wisata.

Bukan Sekedar Jalan-Jalan: Ini Tujuan Sebenarnya yang Menggugah
Lalu, apa sih yang membuat para pimpinan tingkat desa ini rela mengeluarkan uang dan cuti bersama hanya untuk melihat IKN? Jawabannya sederhana: Membuktikan Eksistensi IKN.

"Kami penasaran banget! Selama ini lihat IKN cuma di TV dan medsos. Kita pengen buktikan langsung, IKN ini benar-benar ada atau cuma hoax. Kalau warga nanya, kami bisa jawab dengan mantap kalau pemerintahan kita memang sudah berdiri di sana," jelas Basyarudin dengan semangat.

Selama dua hari dua malam di IKN, rombongan kades ini tak hanya duduk manis. Mereka menjelajahi kawasan inti IKN, termasuk Titik Nol IKN yang ikonik. Satu hari di IKN, dan satu hari lagi mereka menikmati keindahan alam Hutan Mangrove di Balikpapan.

Yang bikin takjub, mereka mengaku kagum dengan tata kota modern yang sudah mulai terlihat.
1. Akses Jalan Mulus: "Dari bandara ke IKN enak banget, udah ada jalan tol," puji Basyarudin.


2. Desain Arsitektur Kelas Dunia: "Luar biasa! Dulu hutan, sekarang jadi kota megah. Meski belum selesai, siteplan-nya sudah keliatan rapi. Saya kagum sama arsiteknya yang menyesuaikan kontur tanah. Ini bukan renovasi, ini bangunan baru yang super modern!" ungkapnya takjub.     

3. Bersih dan Ramah Lingkungan: Keunikan lain yang disorot adalah penerangan di IKN yang menggunakan tenaga surya (solar cell). "Di senja hari sangat cantik untuk foto. Dan karena lampu tenaga surya, nggak ada kabel melilit di mana-mana, semua bersih. Udah ada hotel dan rumah sakit juga di sekitar," tambahnya.

Menariknya, ada selipan pernyataan yang cukup emosional dari para kades. Mereka menyebut bahwa masa jabatan mereka akan berakhir pada 2027. "Masa sih periode kami mau habis, kami nggak tahu ibu kota kita sendiri? Nanti kalau warga nanya, kami bisa jawab. Ini 'amanah' buat kami buat melihat langsung," pungkas Basyarudin menandaskan.

Meski seluruh kades pergi ke IKN kemarin, pelayanan publik di 11  desa di Bandarkedungmulyo tetap berjalan. Sekretaris Desa (Sekdes) ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) untuk menjalankan roda pemerintahan selama tiga hari saat Kepala Desa tidak ada di tempat. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow