SIG Resmikan Fasilitas Ekspor di Tuban, Bidik Pasar Amerika Serikat dan Perkuat Ekspansi Global

“Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa,” ujarnya.

12 Jun 2026 - 22:07
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor di Tuban, Bidik Pasar Amerika Serikat dan Perkuat Ekspansi Global
Pengisian semen tipe khusus SIG ke palka kapal kargo di fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor SIG di Tuban, Jawa Timur (Ist/afederasi.com)

Gresik. (afederasi.com) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG terus memperkuat transformasi bisnis dan ekspansi global dengan meresmikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur, Kamis (11/06/2026). Kehadiran fasilitas modern tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas pasar internasional, khususnya Amerika Serikat, sekaligus meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan kelebihan kapasitas produksi dalam negeri.

Fasilitas ekspor yang memiliki kapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun itu akan menjadi basis utama penguatan ekspor SIG ke pasar global. Pengoperasiannya didukung kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation.

Melalui kolaborasi tersebut, SIG menargetkan ekspor sebanyak 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap sepanjang tahun 2026.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan bahwa pengoperasian fasilitas ekspor di Tuban menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan menciptakan sumber pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri bahan bangunan global.

“Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa,” ujarnya.

Menurut Indrieffouny, transformasi yang dijalankan SIG tidak hanya berfokus pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kontribusi pasar ekspor guna mendongkrak utilisasi produksi dan membuka peluang bisnis jangka panjang.

“Di tengah kondisi industri domestik yang mengalami kelebihan kapasitas, pelaku usaha termasuk SIG dituntut untuk terus berinovasi dan menjalankan langkah-langkah strategis agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama pelanggan di tengah persaingan pasar yang ketat,” tambahnya.

Fasilitas ekspor SIG di Tuban dilengkapi berbagai teknologi modern untuk menunjang efisiensi operasional dan keberlanjutan. Terminal ekspor berkapasitas hingga 50.000 DWT tersebut didukung tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam yang memungkinkan pengiriman semen curah langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.

Selain itu, fasilitas produksi juga diperkuat dengan blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system yang masing-masing mampu menampung hingga 18.000 ton.

Indrieffouny turut menyampaikan apresiasi kepada Taiheiyo Cement Corporation atas sinergi yang telah terjalin. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang, tetapi juga membuka peluang pengembangan bisnis dan peningkatan kapabilitas kedua perusahaan.

Sementara itu, Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan, menegaskan bahwa peresmian fasilitas ekspor di Tuban bukanlah akhir dari pencapaian perusahaan, melainkan awal dari tantangan baru untuk mengoptimalkan fasilitas tersebut sebagai motor pertumbuhan berkelanjutan.

“Menjaga kualitas tetap menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing. Setelah itu, aspek efisiensi juga harus terus diperkuat agar semakin kompetitif dan membuka peluang untuk merambah pasar yang lebih luas lagi,” kata Sigit Widyawan.

Melalui fasilitas ekspor baru ini, SIG berharap dapat memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi pasar, peningkatan nilai tambah produk, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pemain industri semen yang mampu bersaing di pasar global.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow