Ratusan Warga Lamongan Ramaikan Pameran Hewan Eksotis dan Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan

""Alhamdulillah, memperingati Hari Jadi Lamongan yang ke-457, dan ini pertama kalinya di Lamongan kita jalan sehat di Minggu Ceria bersama hewan peliharaan. Sekaligus ada pameran hewan eksotis, produk peternakan, UMKM, semuanya lengkap di sini," kata Dirham saat ditemui di lokasi acara.

05 Jul 2026 - 12:12
Ratusan Warga Lamongan Ramaikan Pameran Hewan Eksotis dan Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara didampingi Kepala Disnakeswan Lamongan Shofiah Nurhayati saat mengikut jalan santai bersama hewan kesayangan di Alun-Alun Lamongan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Ratusan warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tampak antusias meramaikan pameran hewan eksotis serta jalan santai bersama hewan kesayangan yang berpusat di Alun-Alun Kota Lamongan pada Minggu (5/7/2026) pagi.

Acara unik yang diinisiasi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457. Tak kurang dari 300 pencinta hewan memadati lokasi dengan membawa maskot peliharaan mereka masing-masing, mulai dari mentok, ayam, kucing, ular, hingga anjing.

Selain itu, panitia turut menggandeng 13 komunitas pencinta hewan eksotis di Lamongan untuk memamerkan koleksi mereka, sekaligus menyediakan layanan posyandu kucing secara gratis bagi masyarakat.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengungkapkan bahwa ini merupakan kali pertama Lamongan menggelar jalan sehat Minggu Ceria yang secara khusus melibatkan hewan peliharaan masyarakat.

"Alhamdulillah, memperingati Hari Jadi Lamongan yang ke-457, dan ini pertama kalinya di Lamongan kita jalan sehat di Minggu Ceria bersama hewan peliharaan. Sekaligus ada pameran hewan eksotis, produk peternakan, UMKM, semuanya lengkap di sini," kata Dirham saat ditemui di lokasi acara.

Menurut Dirham, sektor peternakan di Lamongan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif setiap tahun, baik dari segi kualitas maupun produktivitas yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi daerah. Melalui pameran ini, ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat saling bersinergi.

"Kami harap bisa mensinergikan kolaborasi seluruh stakeholder di sektor peternakan di Kabupaten Lamongan supaya ketahanan pangan, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial semuanya bisa terus lebih baik di kemudian hari," imbuhnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Disnakeswan Kabupaten Lamongan, Shofiah Nurhayati, menjelaskan bahwa tingginya animo masyarakat menjadi sinyal positif untuk menjadikan agenda ini sebagai program berkelanjutan. Pameran ini sekaligus menjadi ruang edukasi penting mengenai pola pemeliharaan hewan yang tepat.

"Harapan kami ke depan tetap nanti ada kegiatan ini. Karena dengan adanya kegiatan ini, memberikan edukasi pada masyarakat bahwa hewan kesayangan ini juga perlu diperhatikan kesehatan hewannya, cara pemeliharaannya, dan bagaimana untuk menangani hewan kesayangan kita agar kesehatannya tidak terganggu," jelas Shofiah.

Shofiah menegaskan bahwa kehadiran pemerintah melalui layanan kesehatan gratis dalam pameran ini diharapkan mampu memfasilitasi dan mewadahi berbagai komunitas peliharaan, baik yang konvensional maupun komunitas hewan eksotis.

"Jadi tetap untuk kita memberikan pelayanan kesehatan ini yang terpenting, sehingga mereka dari para peternak atau pemelihara hewan kesayangan ini merasa bahwa pemerintah ini hadir di tengah-tengah mereka. Begitu juga komunitas hewan eksotik, mereka merasa terwadahi karena bisa saling berdiskusi dan saling berkolaborasi," pungkasnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow