Liburan Sekolah, Peziarah Wisata Religi di Gresik Melonjak, Datang dari Jawa hingga Sumatera
Peziarah mulai meningkat sejak liburan sekolah. Biasanya hanya sekitar 2.000 sampai 3.000 orang per hari, sekarang mencapai 5.000 hingga 10.000 orang,” ujar Juru Kunci Makam Sunan Gresik, Abdul Wahab.
Gresik, (afederasi.com) - Libur sekolah membawa berkah bagi sektor wisata religi di Kabupaten Gresik. Ribuan peziarah dari berbagai daerah memadati kompleks makam Sunan Gresik juga dikenal Syekh Maulana Malik Ibrahim) dan Sunan Giri, menjadikan dua destinasi religi tersebut sebagai magnet utama selama musim liburan.
Pantauan di kawasan wisata religi, Selasa (30/06/2026), arus peziarah terlihat terus mengalir sejak pagi. Tidak hanya berasal dari berbagai kota di Pulau Jawa, sejumlah rombongan juga datang dari luar daerah, termasuk Sumatera, untuk berziarah ke makam para wali penyebar agama Islam di Nusantara.
Lonjakan kunjungan ini disebut jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa. Jika sebelumnya jumlah peziarah berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari, selama libur sekolah angka kunjungan melonjak hingga mencapai 5.000 sampai 10.000 orang setiap harinya.
“Peziarah mulai meningkat sejak liburan sekolah. Biasanya hanya sekitar 2.000 sampai 3.000 orang per hari, sekarang mencapai 5.000 hingga 10.000 orang,” ujar Juru Kunci Makam Sunan Gresik, Abdul Wahab.
Menurutnya, tren peningkatan kunjungan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir. Namun momentum libur sekolah menjadi faktor utama yang membuat jumlah peziarah melonjak signifikan.
“Kalau dibandingkan bulan kemarin, bulan ini memang sudah ada peningkatan pengunjung, khususnya di wisata religi Sunan Gresik,” tambahnya.
Bagi banyak keluarga, libur sekolah bukan hanya dimanfaatkan untuk berwisata, tetapi juga mempererat ikatan spiritual melalui ziarah wali. Seperti yang dilakukan Bahrowi, peziarah asal Brebes, Jawa Tengah, yang sengaja mengajak keluarganya berkunjung ke Gresik.
“Karena pas liburan sekolah, sekalian mengajak keluarga berziarah ke makam wali. Semoga mendapatkan berkah para wali dan ridho Allah SWT,” tuturnya.
Meningkatnya jumlah peziarah selama musim liburan turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata religi.
Kehadiran ribuan pengunjung setiap hari memberikan dampak positif bagi pedagang, pelaku UMKM, hingga jasa transportasi yang beroperasi di sekitar makam Sunan Gresik dan Sunan Giri.
Tak heran jika setiap momentum libur panjang, Kabupaten Gresik selalu menjadi salah satu tujuan favorit wisata religi nasional.
Selain dikenal sebagai Kota Wali, Gresik juga menyimpan jejak sejarah penyebaran Islam yang terus menarik minat peziarah dari berbagai penjuru Indonesia.(frd)
What's Your Reaction?

