Dongkrak IPM, Bupati Lamongan Ajak Masyarakat Budayakan Gemar Membaca Sejak dari Rumah
"Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengembangkan sumber daya manusia. Penguatan literasi menjadi bagian penting karena berdampak pada peningkatan kualitas masyarakat," ujar Pak Yes.
Lamongan, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berkomitmen dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat literasi daerah melalui pembudayaan gemar membaca di tengah masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat membuka secara resmi Festival Pusta Raya yang digelar di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lamongan. Selasa, (30/6/2026).
Pria yang akrab disapa Pak Yes ini menyampaikan bahwa penguatan literasi bukan sekadar program musiman, melainkan telah masuk dalam target prioritas pembangunan daerah yang tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengembangkan sumber daya manusia. Penguatan literasi menjadi bagian penting karena berdampak pada peningkatan kualitas masyarakat," ujar Pak Yes.
Menurutnya, penguatan literasi ini berkorelasi positif terhadap kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lamongan yang grafiknya terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Di samping itu, Pak Yes mengingatkan bahwa pondasi utama literasi sejatinya harus ditanamkan sejak dini dari lingkungan keluarga.
Secara khusus, ia juga menyoroti pentingnya peran figur seorang ayah guna meminimalisir dampak fenomena fatherless (ketiadaan peran ayah) dalam pengasuhan anak.
"Literasi dimulai dari rumah. Kehadiran orang tua, terutama ayah, sangat penting dalam membentuk karakter anak. Saat ini ada fenomena fatherless yang perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami juga mendorong gerakan mengantar anak di hari pertama sekolah agar peran ayah semakin kuat dalam kehidupan anak-anak," imbuhnya.
Melalui perhelatan Festival Pusta Raya ini, Pemkab Lamongan berupaya melebarkan sayap gerakan literasi hingga ke pelosok desa dan lingkungan sekolah. Infrastruktur pendukung seperti armada mobil dan motor perpustakaan keliling terus dimaksimalkan untuk menjangkau anak-anak di pedesaan.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, Umuronah, mengklarifikasi terkait dinamika nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Lamongan. Menurutnya, penurunan angka yang terjadi baru-baru ini bukan mencerminkan merosotnya kualitas literasi melainkan karena adanya perubahan formula indikator penilaian dari pemerintah pusat.
"Indikator penilaiannya berubah. Sebenarnya kondisi literasi di Lamongan sudah cukup baik, hanya saja ada penyesuaian pada instrumen penilaian sehingga nilai terlihat lebih rendah. Jadi bukan karena kinerja kita menurun," pungkas Umuronah.
Guna mendongkrak kembali nilai IPLM tersebut, Dinas Perpustakaan Lamongan kini tengah tancap gas melakukan berbagai terobosan, salah satunya adalah percepatan pembentukan perpustakaan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapatkan dukungan penuh anggaran dari APBD Kabupaten Lamongan. (yan)
What's Your Reaction?

