Gus Maksum: Profil Ulama NU yang Mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Belakangan ini, nama Gus Maksum menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen, terutama setelah ia secara resmi menyatakan bergabung dalam Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN).

16 Nov 2023 - 13:10
Gus Maksum: Profil Ulama NU yang Mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
Struktur Tim Nasional (Timnas) pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah diumumkan hari ini. (Suara.com/Rakha) - profil Gus Maksum

Jakarta, (afederasi.com) - Belakangan ini, nama Gus Maksum menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen, terutama setelah ia secara resmi menyatakan bergabung dalam Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN).

Sebuah langkah politik yang memantik minat banyak pihak. Untuk lebih memahami figur Gus Maksum, mari  simak profilnya yang dihimpun dari berbagai sumber.

Gus Maksum, atau yang akrab disapa KH Maksum Faqih, mengungkap bahwa ia adalah seorang ulama NU yang memiliki kepopuleran di daerah Tuban. Ayahnya, KH Abdullah Faqih, berperan sebagai pengasuh Pondok Pesantren Langitan dari generasi keenam, menegaskan kedalaman akar keilmuan keluarga tersebut.

Pondok Pesantren Langitan, tempat Gus Maksum berasal, terkenal sebagai lembaga pendidikan Islam yang melahirkan ulama-ulama dan kyai ternama, bahkan di tingkat internasional.

KH Syamsul Arifin dan Mbah Kholil Bangkalan, dua sosok ulama besar di Jawa Timur, juga diketahui pernah menimba ilmu di pondok ini.

Tidak hanya itu, Pondok Pesantren Langitan turut menjadi tempat bersejarah bagi pendiri NU, Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari, dalam mendalami ajaran Islam. Perkembangan pesat pondok ini sejalan dengan lahirnya NU yang berbasis di Jawa Timur.

Ayah dari Gus Maksum, KH Abdullah Faqih, bahkan menjadi salah satu tokoh yang dihormati oleh Gus Dur, Presiden RI, sebagai tempat untuk mencari saran terkait urusan negara.

Mbah Yai Faqih diakui sebagai ulama yang dianggap sebagai wali karena keilmuan fikih yang mendalam.

Gus Maksum sendiri telah menegaskan konsistensinya dalam memilih calon presiden. Dalam menyampaikan dukungannya, ia mengungkapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon presiden yang akan mendapatkan restunya.

Kriteria tersebut antara lain melibatkan kemampuan mengaji, membaca shalawat, membaca ratibul hadad, kelancaran membaca Al Fatihah, dan penampilan sholat yang benar.

Gus Maksum menyatakan bahwa pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin atau Amin adalah satu-satunya yang memenuhi kriteria tersebut.

"(Kriterianya) Sami nggih? Alhamdulillah nek wis sami," ungkap Gus Maksum, seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Dengan tegas, ia menyimpulkan bahwa Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar adalah calon presiden dan wakil presiden yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan.(mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow