Gresik Phonska Sapu Bersih Laga Kandang, Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut

02 Feb 2026 - 13:14
Gresik Phonska Sapu Bersih Laga Kandang, Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut
Middle Blocker Gresik Phonska Plus Shella Bernadeta Onan saat melancarkan smash keras yang tidak bisa ditahan pemain Medan Falcons (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Tuan rumah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memenuhi target menyapu bersih dua laga kandang setelah mengalahkan Medan Falcons 3-0 (25-17, 25-22, 25-16) pada laga penutup pekan pertama putaran kedua Proliga 2026 di GOR Tri Dharma Gresik, Minggu (01/02/2026) malam.

Sebelumnya, pada Kamis (29/1), Mediol Stiovany Yoku dan kawan-kawan lebih dulu menundukkan Jakarta Livin’ Mandiri dengan skor ketat 3-2. Hasil tersebut sekaligus menegaskan Gresik Phonska sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang putaran pertama.

Kemenangan atas Medan Falcons membuat Gresik Phonska memperpanjang catatan tak terkalahkan menjadi tujuh pertandingan beruntun. Sebaliknya, Falcons selaku tim pendatang baru masih belum mampu meraih kemenangan hingga awal putaran kedua.

Dengan tren positif tersebut, Gresik Phonska kini setidaknya hanya membutuhkan dua kemenangan lagi dari lima pertandingan tersisa pada putaran kedua untuk mengamankan tiket ke babak final four.

Pada laga menghadapi Medan Falcons, pelatih Gresik Phonska Alessandro Lodi mengistirahatkan Oleksandra Bytsenko yang tengah sakit. Sebagai pengganti, Lodi menurunkan Putri Agustin sebagai outside hitter untuk mendampingi Anne Mitchem, Mediol Yoku, Shella Bernadetha, Geofanny Eka, dan Arneta Putri.

Formasi tersebut terbukti efektif. Gresik Phonska tampil dominan sejak set pertama dengan variasi serangan yang menyulitkan pertahanan lawan.

Pelatih Medan Falcons Marcos Sugiyama menilai permainan timnya sudah menunjukkan peningkatan dibanding laga sebelumnya saat kalah dari Jakarta Pertamina Enduro.

“Saya sudah bicara dengan pemain soal pertandingan ini, soal taktik dan strategi, juga membenahi kesalahan-kesalahan. Hasilnya bagus, cuma memang ada beberapa momen yang lepas dan kami kehilangan poin,” ujarnya.

Marcos juga memberikan apresiasi kepada para pemain muda Falcons yang dinilai tampil berani menghadapi lawan yang lebih senior.

“Coba lihat Khanza Putri yang usianya 15 tahun dan juga dari Gresik Phonska, tapi bisa tampil berani menghadapi timnya sendiri. Itu saya tidak habis pikir,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih Gresik Phonska Alessandro Lodi menegaskan tujuh kemenangan beruntun tidak membuat timnya berpuas diri. Menurutnya, masih ada sejumlah kelemahan yang harus terus diperbaiki.

“Tujuan kami ke final four dan itu harus dijalani satu laga ke laga selanjutnya. Kami harus terus fokus dan bermain lebih baik lagi di laga berikutnya,” kata pelatih asal Italia tersebut. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow