Jombang Siapkan Pendidikan Dasar 2026, Sinergi Anggaran Sekolah dan Program Dinas Jadi Kunci

03 Feb 2026 - 17:52
Jombang Siapkan Pendidikan Dasar 2026, Sinergi Anggaran Sekolah dan Program Dinas Jadi Kunci
Suasana pembukaan Sosialisasi Program Kerja Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Tahun 2026 yang digelar Disdikbud Kabupaten Jombang di Gedung Kesenian Jombang. (Foto:Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang mulai mematangkan dan menyosialisasikan arah kebijakan pendidikan dasar tahun 2026. Fokus utama adalah menciptakan keselarasan antara perencanaan anggaran di tingkat sekolah dengan program kerja yang digulirkan dinas, guna memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan.

Sosialisasi Program Kerja Bidang Pembinaan Sekolah Dasar ini digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (27-28 Januari 2026), di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengawas serta kepala SD negeri dan swasta se-Kabupaten Jombang.

Dalam paparannya, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, mengungkapkan bahwa masih ditemui ketidaksinkronan antara perencanaan anggaran satuan pendidikan dengan program kerja yang dicanangkan.

“Anggaran yang ada di satuan pendidikan harus selaras dengan program kerja Bidang Pembinaan SD, karena setiap kegiatan pasti membutuhkan dana. Penyamaan persepsi ini penting sebelum program dijalankan,” tegas Rhendra, Rabu (28/1/2026).

Hal ini menunjukkan komitmen Disdikbud Jombang untuk mengoptimalkan penggunaan dana pendidikan agar tepat sasaran dan mendukung kebijakan strategis.

Selain persoalan teknis anggaran, Rhendra juga menyoroti peran krusial kepemimpinan kepala sekolah dalam memastikan program berjalan. Ia menekankan bahwa perbedaan karakter dan pandangan di lingkungan sekolah tidak boleh menjadi penghambat kinerja.

“Perbedaan antar individu merupakan hal yang wajar. Di situlah peran kepala sekolah sangat diharapkan dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif untuk menyatukan visi,” lanjut Rhendra.

Dalam sosialisasi tersebut, Disdikbud Jombang juga menghadirkan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Supartini, yang menekankan pentingnya keterpaduan antara program pembinaan sekolah dasar dengan pengembangan guru dan tenaga kependidikan.

Program Bidang Pembinaan SD Tahun 2026 mencakup beberapa pilar utama:

1. Penguatan sarana dan prasarana sekolah.

2. Penguatan kelembagaan sekolah.

3. Pembinaan minat, bakat, dan kreativitas siswa.

4. Pengembangan karier dan kompetensi pendidik.

Dengan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat sekolah dasar memiliki pemahaman yang sama. Targetnya, pelaksanaan kebijakan tidak hanya berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Jombang tahun 2026 mendatang. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow