Kepincut Wisata Edukasi GUS di Gresik, Gubernur Khofifah Naik Trans Jatim

04 Jan 2026 - 21:46
Kepincut Wisata Edukasi GUS di Gresik, Gubernur Khofifah Naik Trans Jatim
Gubernur Jatim Khofifahp Indar Parawansa didampingi Bupati Gresik saat melihat wahana wisata Gresik Edukasi Digital (GUS) di Balongpanggang Gresik (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengunjungi Gresik Universal Science (GUS), destinasi wisata edukasi berbasis literasi digital yang baru hadir di Kabupaten Gresik.

Menariknya, Gubernur Khofifah datang bersama cucunya dengan menggunakan Bus Trans Jatim, sebagai simbol dukungan terhadap transportasi publik yang terintegrasi dengan destinasi wisata.

Rombongan bertolak dari Terminal Bunder menuju kawasan Islamic Center Gresik, Minggu (4/1/2026). Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Gresik dalam mendorong budaya penggunaan transportasi umum serta pengembangan wisata edukatif yang inklusif.

Gresik Universal Science sendiri telah di-soft launching pada 24 Desember 2025, bertepatan dengan libur panjang pelajar. Sejak dibuka untuk umum, GUS mencatat antusiasme tinggi dengan kunjungan ribuan masyarakat dari berbagai daerah, didominasi pelajar dan keluarga.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa GUS dirancang sebagai ruang wisata edukasi dan literasi digital yang mengajak pengunjung untuk menikmati setiap ruang secara mendalam, bukan sekadar melihat secara singkat.

“Tidak perlu terburu-buru saat berkunjung ke GUS. Masyarakat bisa menikmati literasi yang disajikan. Idealnya setiap ruangan sekitar 10 menit, agar sejarah dan budaya Gresik dapat dipahami secara maksimal,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati.

Ia menilai tingginya minat pengunjung sejak masa awal pembukaan menjadi bukti bahwa wisata edukasi berbasis budaya dan sejarah masih sangat diminati. Ke depan, GUS diharapkan menjadi ruang belajar alternatif yang menyenangkan sekaligus memperkuat identitas budaya Gresik.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi atas kehadiran GUS yang dinilainya mampu menyajikan potensi daerah secara komprehensif, mulai dari sejarah, budaya, hingga kehidupan sosial ekonomi masyarakat di setiap kecamatan.

“Potensi yang ditampilkan sangat lengkap. Tidak hanya budaya, tetapi juga menggambarkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkenalkan jejak sejarah dan budayanya,” tutur Khofifah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas GUS agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Menurutnya, pendekatan literasi yang digunakan di GUS sangat relevan dengan karakter masyarakat saat ini.

“Yang menarik, literasi di GUS dikemas dengan audio visual. Kita tahu sekarang masyarakat cenderung lebih suka mendengar daripada membaca. Dengan cara ini, pengetahuan tetap tersampaikan dan literasi masyarakat tetap meningkat,” imbuhnya.

Salah satu ruang yang mendapat perhatian khusus Gubernur Khofifah adalah Ruang Damarkurung, yang menampilkan instalasi karya maestro seni Damarkurung, almarhumah Masmundari. Instalasi tersebut dinilai memiliki kekuatan visual sekaligus nilai historis yang tinggi.

“Ruang Damarkurung ini luar biasa. Semoga bisa memantik ketertarikan generasi muda dan melahirkan talenta-talenta baru penerus Mbah Masmundari,” ujar Khofifah.

Terkait aksesibilitas, Gubernur Khofifah menilai lokasi GUS sangat strategis karena terintegrasi dengan rute Bus Trans Jatim. Konektivitas tersebut memperkuat GUS sebagai destinasi wisata edukasi yang ramah, mudah dijangkau, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow