Keren! Hari Terakhir MPLS Ramah Sakura SMPN 1 Lamongan Diwarnai Aksi Bag Free Day dan Pameran Pop-Up Book

"Melalui aksi nyata Bag Free Day pada hari kelima MPLS ini, kami ingin menanamkan sejak dini prinsip peduli lingkungan di sanubari anak-anak. Menjadi pribadi yang cerdas akademis saja tidak cukup, siswa SMPN 1 Lamongan harus berkarakter kuat, salah satunya dengan peka terhadap kebersihan dan kelestarian ekosistem di sekitarnya. Karakter inilah yang menjadi bagian dari pilar RAMAH SAKURA," ujar Safiudin saat ditemui di sela-sela kegiatan penutupan, Jumat (17/07/2026) pagi.

18 Jul 2026 - 11:08
Keren! Hari Terakhir MPLS Ramah Sakura SMPN 1 Lamongan Diwarnai Aksi Bag Free Day dan Pameran Pop-Up Book
Rombongan peserta didik SMP Negeri 1 Lamongan membentangkan spanduk kampanye 'International Plastic Bag Free Day' saat melakukan ekspedisi pemetaan dan pemilahan sampah organik serta anorganik di hari ke-5 MPLS RAMAH SAKURA. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru di SMP Negeri 1 Lamongan resmi ditutup dengan cara yang sangat edukatif dan meriah, Jumat (17/07/2026). Memasuki hari kelima, sekolah rujukan di Kabupaten Lamongan ini berhasil memadukan penanaman karakter peduli lingkungan hidup dengan ajang kreativitas seni yang luar biasa.

Mengusung tagline utama "MPLS RAMAH SAKURA" (Berprestasi, Berkarakter, Berbudaya, dan Berwawasan Global), hari penutupan ini difokuskan pada kegiatan ASRI yang merupakan kepanjangan dari Aman, Sehat, Rapi, dan Indah. Implementasi nyata dari konsep ini diwujudkan melalui aksi lingkungan berskala sekolah bertajuk “Bag Free Day”.

Sebanyak 374 murid baru dilepas untuk melakukan ekspedisi pemetaan lingkungan di sekitar kawasan sekolah. Tidak sekadar jalan sehat, ratusan siswa yang terbagi dalam berbagai gugus ini dibekali pengetahuan praktis untuk menyisir dan memilah sampah organik serta anorganik di sepanjang rute yang mereka lalui. Aksi turun ke jalan ini menarik perhatian warga sekitar yang mengapresiasi kepekaan sosial para siswa sejak dini.

Kepala SMP Negeri 1 Lamongan, Safiudin, menegaskan bahwa kegiatan pemetaan lingkungan dan gerakan bebas kantong plastik ini dirancang khusus untuk membangun fondasi karakter yang kuat bagi para siswa baru agar selaras dengan visi berwawasan lingkungan global.

"Melalui aksi nyata Bag Free Day pada hari kelima MPLS ini, kami ingin menanamkan sejak dini prinsip peduli lingkungan di sanubari anak-anak. Menjadi pribadi yang cerdas akademis saja tidak cukup, siswa SMPN 1 Lamongan harus berkarakter kuat, salah satunya dengan peka terhadap kebersihan dan kelestarian ekosistem di sekitarnya. Karakter inilah yang menjadi bagian dari pilar RAMAH SAKURA," ujar Safiudin saat ditemui di sela-sela kegiatan penutupan, Jumat (17/07/2026) pagi.

Setelah lelah beraktivitas di luar kelas melakukan aksi lingkungan, atmosfer area sekolah langsung berubah menjadi panggung kreasi yang dinamis memasuki siang hari. Penutupan MPLS RAMAH SAKURA disemarakkan oleh agenda Ajang Unjuk Karya dan Pameran Kaleidoskop yang sangat dinantikan.

Tercatat ada 11 gugus siswa baru yang tampil bergiliran di atas panggung terbuka. Setiap gugus menyuguhkan pertunjukan talenta yang variatif, mulai dari seni musik, teatrikal pendek, tarian tradisional, hingga yel-yel kreatif penuh semangat yang memancing riuh tepuk tangan dari para guru maupun sesama rekan pelajar.

Ada yang unik dalam pameran kali ini. Seluruh rekam jejak, rangkuman materi, dokumentasi foto, dan dinamika keseruan aktivitas yang diikuti para siswa sejak hari pertama hingga kelima MPLS tersusun rapi di dalam Pop-Up Book tiga dimensi. Buku kreativitas interaktif ini dibuat secara gotong royong oleh masing-masing gugus dan dipamerkan secara terbuka di stan khusus kelas.

"Karya Pop-Up Book dan penampilan panggung dari 11 gugus hari ini benar-benar luar biasa di luar ekspektasi kami. Ini membuktikan bahwa generasi baru SMPN 1 Lamongan siap untuk terus berprestasi, mempertahankan budaya, namun tetap memiliki cara pandang yang luas di era global," pungkas Safiudin dengan nada bangga.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan bagi gugus terbaik dan simbolis pengukuhan siswa baru secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Lamongan. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow