Anggaran Cabor di Jombang Baru Terserap 30-40 Persen, KONI Ungkap Penyebabnya!
Jombang, (afederasi.com) – Realisasi penyerapan anggaran untuk cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Jombang masih terbilang rendah. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jombang, Sumarsono, mengungkapkan bahwa serapan anggaran baru mencapai 30 hingga 40 persen dari total pagu yang tersedia. Kondisi ini terungkap di tengah proses pencairan dana hibah yang telah bergulir sejak pertengahan tahun 2026.
Meskipun dana hibah tahun 2026 sebesar Rp 2,1 Miliar telah mulai disalurkan, Sumarsono menegaskan bahwa rendahnya serapan anggaran bukan disebabkan oleh keterlambatan pencairan dari KONI, melainkan faktor administrasi yang harus dipenuhi oleh masing-masing pengurus cabor.
Skema Penyaluran dan Realisasi Anggaran KONI Jombang
KONI Jombang telah menetapkan pagu dasar bagi setiap cabor yang memenuhi syarat sebesar Rp 17,5 juta. Khusus untuk cabor baru dengan usia kepengurusan kurang dari dua tahun, mereka hanya menerima 50 persen dari pagu dasar tersebut.
Selain itu, terdapat tambahan insentif prestasi berdasarkan raihan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 dengan rincian emas Rp 10 juta, perak Rp 5 juta, dan perunggu Rp 2,5 juta.
"Salah satu faktor utama serapan anggaran masih 30-40 persen ini karena pencairan dilakukan secara bertahap. Setiap cabor wajib melengkapi proposal, SK kepengurusan yang masih berlaku, serta rekening bank sebelum dana ditransfer," ujar Sumarsono saat ditemui di kantornya, Jumat (17/07/2026).
Kesibukan Ketua Cabor Jadi Kendala Pencairan
Sumarsono mengungkapkan bahwa pencairan dana hibah KONI juga terkendala oleh kesibukan para ketua cabang olahraga itu sendiri. Banyak ketua cabor yang memiliki aktivitas padat sehingga proses pengajuan pencairan menjadi tertunda.
"Pelaksanaan pembinaan di cabor sebenarnya sudah pada waktu awal koordinasi sudah disampaikan. Untuk persiapan Porprov Jatim, pembinaannya mulai sekarang sejak bulan Mei kemarin. Waktu rapat dengan cabor, kami sampaikan strateginya seperti tahun kemarin," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa anggaran cabor dapat diserap kapan pun karena kegiatan cabor sudah dilaksanakan sejak awal tahun. Bahkan, beberapa cabor sudah mengeluarkan biaya operasional termasuk mengikuti event-event di luar daerah.
"Kami tunggu sampai bulan Desember. Kalau bulan Desember sudah kami tutup, terpaksa kami tidak bisa mencairkan anggaran cabor dan dana tentu akan kami kembalikan ke kas daerah lagi," tegas Sumarsono dengan nada peringatan.
13 Cabor Sudah Ajukan Proposal Pencairan
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 13 cabor telah mengajukan proposal pencairan dana hibah. Mereka adalah Angkat Berat, Bilyard, Catur, Kick Boxing, Panahan, PSSI (Sepak Bola), Pickleball, PODSI (Dayung), Sepak Takraw, Paralayang, Selam, Perbakin dan Arung jeram.
KONI Jombang pun memberikan perhatian khusus kepada tiga cabang olahraga yang memiliki basis pendukung besar di masyarakat, yakni Sepak Bola, Bola Voli, dan Drumband.
Ketiga cabor ini mendapatkan penyesuaian alokasi pembinaan sesuai dengan kebutuhan dan tingginya animo masyarakat. Selain itu, alokasi khusus sebesar Rp 20 juta juga diberikan kepada cabor fungsional Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia).
Meskipun telah cair, total anggaran hibah KONI Jombang tahun 2026 sebesar Rp 2,1 Miliar dinilai masih pas-pasan untuk menutupi seluruh kebutuhan pembinaan atlet.
Sumarsono berharap Pemerintah Kabupaten Jombang dapat memberikan tambahan dana melalui Perubahan APBD (P-APBD), terutama untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang direncanakan digelar.
"Kami berharap dana yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Semoga ke depan ada tambahan anggaran agar program pembinaan bisa berjalan lebih maksimal," pungkasnya.
Dengan waktu yang masih tersisa hingga akhir tahun, KONI Jombang mengimbau seluruh pengurus cabor untuk segera melengkapi persyaratan administrasi agar pencairan anggaran dapat terealisasi tepat waktu dan tidak kembali ke kas daerah. (san)
What's Your Reaction?

