Menteri LH RI Sebut SMAN 1 Gresik Layak Jadi Model Sekolah Ramah Lingkungan Nasional

"Salut untuk SMAN 1 Gresik. Ini menjadi catatan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan yang terbaik nomor satu dalam pengelolaan sampah di Indonesia," ungkapnya.

15 Jul 2026 - 22:31
Menteri LH RI Sebut SMAN 1 Gresik Layak Jadi Model Sekolah Ramah Lingkungan Nasional
Menteri LH RI Moh Jumhur Hidayat didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau budidaya sayuran sekolah SIKAP di SMAN 1 Gresik (Ist/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com), - Lingkungan yang dikembangkan SMAN 1 Gresik menuai apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat. Sekolah tersebut dinilai berhasil mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan program ketahanan pangan sehingga layak menjadi contoh bagi sekolah-sekolah di Indonesia.

Apresiasi itu disampaikan Menteri Jumhur saat melakukan kunjungan kerja ke SMAN 1 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Rabu (15/07/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran.

SMAN 1 Gresik dipilih sebagai lokasi kunjungan karena telah menyandang predikat Sekolah Adiwiyata dan kini sedang mengikuti penilaian Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu, sekolah ini juga mengembangkan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP).

Dalam kunjungannya, Menteri Jumhur meninjau kebun hidroponik, area budidaya sayuran dan buah-buahan, hingga beragam produk olahan hasil pertanian yang dipamerkan sekolah-sekolah SIKAP tingkat SMA se-Jawa Timur.

Jumhur menilai langkah yang dilakukan SMAN 1 Gresik membuktikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam mengurangi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

"Saya bangga sekali berada di sini. Apabila sekolah bertindak seperti ini, maka sudah bisa menurunkan masalah sampah dan membangun ketahanan pangan," ujar Jumhur.

Ia juga memastikan SMAN 1 Gresik telah masuk dalam proses penilaian Adiwiyata Mandiri oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

"SMAN 1 Gresik sudah masuk penilaian KLH, Adiwiyata Mandiri," katanya.

Tak hanya memuji sekolah tersebut, Jumhur juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilainya menjadi daerah terbaik dalam pengelolaan sampah di Indonesia.

"Salut untuk SMAN 1 Gresik. Ini menjadi catatan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan yang terbaik nomor satu dalam pengelolaan sampah di Indonesia," ungkapnya.

Menurut Jumhur, pengelolaan sampah yang baik akan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ia pun mengajak Generasi Z untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan.

"Generasi Z, lebih dari 80 persen, memiliki kepedulian terhadap masalah lingkungan. Saya berharap apa yang telah dilakukan adik-adik di SMAN 1 Gresik ini dapat dibagikan kepada masyarakat luas sebagai contoh praktik baik," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan SMAN 1 Gresik tidak hanya dikenal sebagai Sekolah Adiwiyata, tetapi juga menjadi pelopor Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP).

Melalui program tersebut, para siswa diajak memanfaatkan lahan sekolah untuk bercocok tanam hingga beternak sebagai bagian dari pembelajaran sekaligus penguatan ketahanan pangan.

"Nantinya sekolah ini menjadi proyek percontohan. Para siswa diajak bercocok tanam dan beternak. Tadi saya melihat berbagai hasil pertanian dan peternakan yang dipamerkan. Ini membuktikan bahwa jika ada lahan, bisa dimanfaatkan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di lingkungan masyarakat," ujar Khofifah.

Pada kesempatan itu, Menteri Jumhur bersama Gubernur Khofifah juga menyerahkan dropbox pengelolaan sampah kepada SMAN 1 Gresik. Bantuan tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya memilah dan mengelola sampah di lingkungan sekolah serta menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow