Transformasi SMAN 1 Kapongan, Mas Rio Dukung Inovasi Sekolah Taruna Berbasis Maritim
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mendukung penuh transformasi SMAN 1 Kapongan menjadi Sekolah Taruna Bahari guna meningkatkan minat siswa dan kualitas pendidikan di daerah pesisir.
Situbondo, (afederasi.com) – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, memberikan dukungan penuh terhadap upaya SMAN 1 Kapongan yang merintis Sekolah Berbasis Taruna (RSBT). Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis untuk mengembalikan minat masyarakat sekaligus menyelamatkan sekolah dari tren penurunan jumlah peserta didik.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Mas Rio saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Kapongan, Selasa (14/7/2026).
Mas Rio mengungkapkan, inovasi ini lahir dari kegelisahan pihak sekolah melihat drastisnya penurunan jumlah rombongan belajar (rombel). Ia mencatat, sekolah yang dulunya memiliki 24 rombel kini hanya tersisa delapan rombel, meskipun memiliki fasilitas yang sangat memadai.
"Sekolah harus berani melakukan inovasi agar kembali menjadi pilihan utama masyarakat. Saya mendukung penuh konsep RSBT ini untuk diperjuangkan menjadi Sekolah Taruna di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur," ujar Mas Rio di lokasi sekolah.
Ia optimistis konsep ini akan berhasil karena Situbondo memiliki keunggulan geografis berupa garis pantai sepanjang 155 kilometer. Potensi maritim tersebut dipadukan dengan keberadaan kawasan latihan militer yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan berbasis ketarunaan.
Mas Rio mengambil inspirasi dari kesuksesan SMA Taruna Nala di Malang yang mampu bangkit setelah bertransformasi. Ia berharap SMAN 1 Kapongan nantinya tidak hanya menarik siswa lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi pelajar dari luar daerah.
"Selain membentuk karakter kepemimpinan dan disiplin, sekolah ini harus menjadi wadah bagi siswa berprestasi, termasuk dari keluarga kurang mampu," tambahnya.
Kepala SMAN 1 Kapongan, Syaiful Bahri, menjelaskan bahwa RSBT merupakan langkah awal menuju pembentukan Sekolah Taruna Bahari yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah Situbondo. Program rintisan ini telah dimulai sejak Februari 2026 dan kini telah menerima 20 peserta didik sebagai angkatan pertama.
Menurut Syaiful, kurikulum sekolah nantinya tidak hanya berfokus pada disiplin fisik, tetapi juga membekali siswa dengan wawasan kemaritiman yang mendalam.
"Kami ingin menjadikan SMAN 1 Kapongan sebagai sekolah unggulan baru. Target kami adalah melahirkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan," pungkas Syaiful.(vya/dn)
What's Your Reaction?

