Pemkab Jombang dan Panitia Muktamar NU ke-35 Sinergikan Persiapan Teknis Perhelatan Akbar

17 Jul 2026 - 10:02
Pemkab Jombang dan Panitia Muktamar NU ke-35 Sinergikan Persiapan Teknis Perhelatan Akbar
Bupati Jombang H Warsubi saat audiensi dengan panitia lokal Muktamar NU di di Ruang Tamu Swagata Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis (16/07/2026). (Foto: Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Panitia Lokal Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 menggelar audiensi guna menyamakan persepsi dan memetakan persiapan teknis. Langkah koordinasi ini menjadi komitmen Pemkab Jombang dalam mendukung perhelatan akbar yang akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, serta dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Swagata Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis (16/07/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi dengan didampingi Wakil Bupati Salmanudin, Sekdakab Jombang, Asisten, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

Audiensi ini mendengar langsung pemaparan awal dari delegasi Panitia Lokal Muktamar yang dipimpin oleh H. Abdurrozaq Sholeh selaku Ketua, bersama H. Amin Yahya, Moh. Nasir Fadlillah, Harun Arrosyid, dan Arif Rohmatussalam.

Sementara dari Pemerintah Desa Tambakrejo turut hadir Moh. Nasir Fadlillah selaku Kepala Desa, Harun Arrosyid sebagai Sekretaris Desa, dan Arif Rohmatussalam mewakili Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Bupati Warsubi menyampaikan bahwa penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, sebagai lokasi Muktamar ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026, merupakan sebuah kehormatan, sekaligus kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jombang.

Atas dasar tersebut, jajaran Pemkab Jombang berkomitmen memberikan dukungan penuh demi menjamin kelancaran, kenyamanan, dan kondusifitas sepanjang acara berlangsung.

"Penunjukan Ponpes Bahrul Ulum sebagai tuan rumah muktamar adalah amanah besar yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Ini menjadi momen bersejarah bagi Jombang sebagai Kota Santri," ujar Bupati Warsubi dalam sambutannya.

Instruksi Tegas Bupati untuk Persiapan Matang
Bupati menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) bersama seluruh OPD terkait untuk segera membangun koordinasi intensif dengan panitia lokal dan pemerintah desa. Fokus instruksi Bupati mencakup:

1. Pembentukan tim tanggap khusus lintas sektor untuk pengkondisian lapangan

2. Penyediaan fasilitas sanitasi penunjang berupa toilet portabel

3. Manajemen pengelolaan sampah yang terpadu di sekitar area pondok pesantren

4. Perbaikan jalan rusak dan optimalisasi sistem penerangan jalan umum (PJU) pada rute-rute strategis menuju lokasi utama

"Kami ingin memastikan seluruh aspek teknis terpetakan dengan baik. Mulai dari akses jalan, penerangan, hingga kebersihan lingkungan, semua harus dipersiapkan secara matang," tegasnya.

Selain sukses penyelenggaraan, momentum teologis dan organisasional ini diyakini membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan daerah. Dari sektor ekonomi, kehadiran puluhan ribu muktamirin dan penggembira dari seluruh penjuru tanah air diproyeksikan akan menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal.

Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal dipastikan akan merasakan dampak ekonomi langsung, termasuk optimalisasi peran BUMDes Tambakrejo dalam mengelola potensi ekonomi desa selama acara berlangsung.

"Muktamar ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga peluang emas bagi kebangkitan ekonomi masyarakat Jombang," tambah Ketua Panitia Lokal, H. Abdurrozaq Sholeh.

Di sisi lain, Muktamar NU ke-35 ini juga menjadi katalisator percepatan pembangunan infrastruktur publik di Kabupaten Jombang, yang manfaat jangka panjangnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas pasca-event.

Secara sosiokultural, perhelatan ini semakin memperkokoh legitimasi historis Jombang sebagai rahim lahirnya Nahdlatul Ulama sekaligus menegaskan jatidiri Jombang sebagai "Kota Santri" yang inklusif, ramah, dan representatif dalam menyelenggarakan agenda-agenda berskala nasional maupun internasional.

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, panitia lokal, dan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Jombang optimis mampu menyelenggarakan Muktamar NU ke-35 dengan sukses dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow