Produktivitas Pertanian Gresik Meningkat, Pemkab Distribusikan Alsintan dan Irigasi

"Alhamdulillah produktivitas pertanian Gresik sampai hari ini terus meningkat. Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Gresik," ujarnya.

17 Jul 2026 - 23:46
Produktivitas Pertanian Gresik Meningkat, Pemkab Distribusikan Alsintan dan Irigasi
Bantuan paket dua unit traktor roda empat dan roda dua dari kementrian Pertanian RI (Ist/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Komitmen itu diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat (17/07/2026).

Bantuan dari Kementerian Pertanian RI tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Paket bantuan meliputi dua unit traktor roda empat, satu unit traktor roda dua, satu unit pompa air, bantuan irigasi perpompaan untuk 27 kelompok tani/gapoktan, serta irigasi perpipaan bagi tiga kelompok tani/gapoktan.

Program irigasi perpompaan memiliki nilai Rp155,7 juta per unit, sedangkan bantuan irigasi perpipaan masing-masing senilai Rp97 juta. Seluruh bantuan diharapkan mampu memperkuat sistem pengairan dan meningkatkan produktivitas pertanian di berbagai wilayah Gresik.

Gus Yani sapaan akrab Bupati menegaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi modernisasi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan. Menurutnya, produktivitas pertanian di Kabupaten Gresik terus meningkat sehingga perlu didukung teknologi dan infrastruktur yang memadai.

"Alhamdulillah produktivitas pertanian Gresik sampai hari ini terus meningkat. Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Gresik," ujarnya.

Ia juga menyoroti perubahan iklim sebagai tantangan utama sektor pertanian. Karena itu, kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dinilai penting untuk memperluas layanan irigasi melalui pompanisasi dan perpipaan, khususnya di wilayah potensial seperti Benjeng dan Balongpanggang.

Menurut Gus Yani, inovasi pengelolaan air akan membuat lahan yang selama ini bergantung pada curah hujan dapat dimanfaatkan lebih optimal sehingga luas tanam dan hasil panen dapat terus meningkat.

Selain itu, ia menyebut kebijakan pemerintah pusat turut memberi angin segar bagi petani. Stabilnya harga hasil panen dan semakin mudahnya akses pupuk bersubsidi menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan produksi pangan.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pertanian melalui pemanfaatan alsintan dan penguatan infrastruktur irigasi. 

Pemerintah juga mengajak kepala desa, penyuluh, petugas teknis, serta kelompok tani menjaga dan memanfaatkan seluruh bantuan secara optimal agar mampu meningkatkan efisiensi usaha tani dan kesejahteraan petani.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow