Bupati Lamongan Tinjau Kesiapan Budidaya Ikan Tematik untuk Mendukung Program MBG

31 Jan 2026 - 23:36
Bupati Lamongan Tinjau Kesiapan Budidaya Ikan Tematik untuk Mendukung Program MBG
Bupati Lamongan dan Kepala Dinas Perikanan saat Meninjau Budidaya Ikan Tematik di Desa Tambakploso, Kecamatan Turi (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memacu sektor perikanan budidaya guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, bantuan sarana budidaya ikan tematik berupa teknologi kolam terpal bioflok mulai dioperasikan di sejumlah wilayah.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Yuli Wahyuono, meninjau langsung kesiapan kolam budidaya lele tersebut di Desa Tambakploso, Kecamatan Turi, pada Sabtu (31/1/2026) sore. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bantuan dari pemerintah pusat tepat sasaran dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga.

"Ini adalah perikanan tematik berupa kolam terpal bioflok untuk budidaya lele. Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat melalui KKP," ujar Yuli Wahyuono.

Yuli menjelaskan bahwa bantuan bioflok ini tersebar di empat desa yang berada di empat kecamatan berbeda di Kabupaten Lamongan. Wilayah tersebut meliputi Desa Tambakploso di Kecamatan Turi, Desa Latukan di Kecamatan Karanggeneng, Desa Kebonsari di Kecamatan Sukodadi, dan Desa Pangkatrejo di Kecamatan Sugio.

Satu titik budidaya ikan tematik ini terdiri dari 24 kolam bioflok yang mampu menampung ribuan ikan lele. Bantuan dari KKP RI ini juga dikelola sebagai salah satu unit usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang nantinya berfungsi untuk memasok kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Penerapan teknologi bioflok ini dipilih karena efisiensi penggunaan air dan pakan, serta mampu meningkatkan kepadatan tebar benih dibandingkan kolam konvensional. Melalui program ini, masyarakat akan dibekali pengetahuan teknis agar mampu mengelola budidaya secara mandiri dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Yuli menegaskan bahwa hasil panen dari kolam bioflok ini nantinya diproyeksikan untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Harapan pemerintah, hasil dari budidaya ini nantinya bisa menjadi salah satu penyokong program Makan Bergizi Gratis yang ada di Kabupaten Lamongan," tuturnya.

Mengingat tingginya antusiasme warga, pihaknya berencana mengusulkan penambahan bantuan serupa agar jangkauan program ini semakin luas.

"Untuk tahun 2025 ini ada empat desa. InsyaAllah di tahun 2026 besok, harapan kami ada tambahan usulan yang lebih banyak lagi agar manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat," pungkasnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow