Gudang Meubel di Lamongan Terbakar Pagi Buta, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp.30 Juta

02 Feb 2026 - 13:08
Gudang Meubel di Lamongan Terbakar Pagi Buta, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp.30 Juta
Damkar Korwil Paciran Berusaha Memadamkan Api yang membakar Gudang Meubel di Paciran Lamongan pada Senin Dinihari (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Si jago merah mengamuk di sebuah gudang meubel milik warga di Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan pada Senin (2/2/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik pada mesin kompresor tersebut sempat membuat warga sekitar panik.

Peristiwa ini menimpa gudang milik M. Nur Khozin (30). Berdasarkan laporan yang diterima, api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.45 WIB. Warga yang melihat kepulan asap dan api segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Korwil Paciran.

Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung bergerak cepat. Armada water supply diberangkatkan pukul 02.57 WIB dan tiba di lokasi hanya dalam waktu lima menit. Sinergi antara petugas dan warga setempat membuat api berhasil dijinakkan sebelum merembet lebih luas ke pemukiman sekitar.

"Petugas langsung melakukan penanganan dan pembasahan secara intensif. Fokus kami adalah melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar gudang," ujar Suwanto, Korwil Damkar Lamongan. Senin, (2/2/2026) siang.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada mesin kompresor yang berada di dalam gudang. Api dengan cepat menyambar sebagian material kayu dan peralatan kerja yang ada di dalamnya.

Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sebesar Rp30.000.000,-. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset bangunan beserta sisa isinya yang ditaksir bernilai Rp100.000.000,-.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik usaha perbengkelan atau meubel, untuk selalu mengecek instalasi listrik dan memastikan mesin-mesin dalam keadaan mati serta tercabut dari stop kontak saat tidak digunakan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Suwanto.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Api dinyatakan benar-benar padam setelah dilakukan pembasahan hingga pukul 03.45 WIB. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow