Bangun Usaha Mandiri Warga Sekitar KEK Gresik, PT BKMS Salurkan Bantuan Alat Wirausaha

06 Feb 2026 - 22:57
Bangun Usaha Mandiri Warga Sekitar KEK Gresik, PT BKMS Salurkan Bantuan Alat Wirausaha
Bangun Usaha Mandiri, Kawasan Ekonomi Khusus, PT BKMS Manyar, Pelatihan Kompetensi

Gresik, (afederasi.com) – PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan alat wirausaha senilai total Rp 425 juta kepada masyarakat sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. Bantuan tersebut diserahkan bersamaan dengan penutupan Program Pelatihan Kompetensi untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Jumat (06/02/2026).

Program ini difokuskan bagi masyarakat Ring 1 KEK Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik sebagai bentuk komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam mendukung kemandirian ekonomi warga.

Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua bidang keterampilan, yakni teknisi perawatan dan servis pendingin udara (AC) serta menjahit. Peserta berasal dari delapan desa dan tiga sekolah di sekitar kawasan KEK Gresik, meliputi Desa Manyarejo, Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun, Karangrejo, Banyuwangi, Bedanten, Kramat, dan Leran. 

Selain itu, peserta juga berasal dari SMK Yasmu, SMA Yasmu, dan SMK As Sa’adah.

Dalam penutupan program, PT BKMS menyerahkan paket peralatan kerja sebagai stimulus usaha agar peserta dapat langsung mengaplikasikan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan.

Untuk bidang menjahit, bantuan berupa 11 unit peralatan menjahit yang terdiri dari mesin jahit lockstitch dan obras, perlengkapan obeng, gunting, gunting benang, benang jahit dan obras, spool, jarum jahit, plastik kemasan, sepatu jahit, sekoci, meteran, kapur jahit, hingga oli mesin.

Sementara itu, untuk bidang teknisi AC disalurkan 20 paket peralatan kerja meliputi tang kombinasi, kunci L set, kunci inggris, manifold gauge, tang ampere, thermometer, pompa cuci AC, plastik cuci AC, dan kain lap.

Kepala Balai Diklat Industri Surabaya, Wido Eko Wardiono, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja adaptif.

Menurutnya, konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri melalui pelatihan kompetensi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten.

“Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi berstandar nasional BNSP serta peralatan kerja sebagai stimulus. Pesertanya beragam, mulai usia SMP hingga 50 tahun, sehingga bisa langsung terlibat dalam rantai pasok industri,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur HR & Logistik PT BKMS, Agung P. Guritno, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen CSR perusahaan dalam membuka peluang kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar KEK JIIPE.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat, pemerintah desa, serta pihak sekolah yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Ini merupakan bagian dari komitmen CSR kami untuk mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi warga sekitar kawasan JIIPE. Bantuan alat jahit dan perlengkapan teknisi AC ini diharapkan mampu meningkatkan pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ke depan, BKMS juga membuka peluang kolaborasi dengan para tenant di kawasan KEK untuk mengembangkan pelatihan lanjutan yang sesuai kebutuhan industri, termasuk pelatihan e-commerce dan pemasaran digital.

“Harapannya pelatihan dapat terus berkembang agar mampu membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ekonomi masyarakat desa di sek

itar KEK Gresik,” pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow