Dukung Swasembada Pangan, Bank Daerah Lamongan Beri Kemudahan Penyaluran Kredit Khusus Sektor Pertanian
"Di kami kebetulan ada kredit khusus ya untuk teman-teman yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, maupun di UMKM. Jadi, itu suatu bentuk riil dari Bank Daerah Lamongan untuk memperlancar dan men-support teman-teman dalam mengembangkan usahanya," ujar Nur Rahmawati saat ditemui di sela-sela acara Pertemuan Triwulan ke-28 Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (FK P4S) Provinsi Jawa Timur di GOR Sport Center Lamongan. Rabu, (1/7/2026).
Lamongan, (afederasi.com) – PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda) berkomitmen penuh dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Komitmen ini dibuktikan melalui penyaluran fasilitas kredit khusus dengan bunga murah yang menyasar para pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta UMKM di Kabupaten Lamongan.
Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda), Nur Rahmawati, menyampaikan bahwa sebagai mitra strategis masyarakat, pihaknya terus berupaya memfasilitasi dan memperlancar kebutuhan permodalan para petani agar dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
"Di kami kebetulan ada kredit khusus ya untuk teman-teman yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, maupun di UMKM. Jadi, itu suatu bentuk riil dari Bank Daerah Lamongan untuk memperlancar dan men-support teman-teman dalam mengembangkan usahanya," ujar Nur Rahmawati saat ditemui di sela-sela acara Pertemuan Triwulan ke-28 Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (FK P4S) Provinsi Jawa Timur di GOR Sport Center Lamongan. Rabu, (1/7/2026).
Nur Rahmawati menjelaskan, program kredit khusus ini dirancang secara bersahabat dengan menawarkan suku bunga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kredit komersial biasa. Langkah ini diambil guna meringankan beban permodalan para petani sekaligus menjadi stimulus penguatan ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional.
Tak tanggung-tanggung, serapan permodalan dari bank milik daerah ini didominasi penuh oleh sektor agraria dan maritim. Berdasarkan data penyaluran, sebagian besar portofolio kredit BDL mengalir ke sektor produktif tersebut.
"Kalau kita bicara angka 100 persen, untuk sektor pertanian dan perikanan itu pastinya berada di kisaran angka 80 persen yang sudah kami fasilitasi melalui kredit khusus ini," jelansya.
Pihaknya berharap, stimulus permodalan yang diberikan BDL dapat memperkuat posisi Kabupaten Lamongan yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional terbesar di Jawa Timur. Kontribusi besar sektor ini juga selaras dengan struktur ekonomi makro daerah.
Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan dalam sambutan pembukaan acara, sektor pertanian dan perikanan memegang peranan krusial dengan menyumbang kontribusi terbesar terhadap roda perekonomian daerah.
"Harapannya dengan peran serta kami, mudah-mudahan segmen pertanian dan perikanan di Lamongan ini bisa terus mendominasi dan berkembang lebih baik. Apalagi tadi disampaikan oleh Pak Sekda bahwa 35 persen dari PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Lamongan disumbang oleh sektor pertanian dan perikanan," pungkasnya. (yan)
What's Your Reaction?

