Kemenag Jombang Tanam Ratusan Pohon Alpukat di Bulan Wakaf Nasional
Jombang, (afederasi.com) – Dalam rangka memperingati Bulan Wakaf Nasional Tahun 2026, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang menggelar kegiatan penanaman ratusan pohon alpukat di sejumlah lahan wakaf yang tersebar di wilayah setempat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara simbolis salah satunya di areal masjid Al -muwafaffaqin Dusun Patran, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Rabu (01/07/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Wakaf Nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026.
Penanaman pohon produktif ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan wakaf agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang Muhajir menjelaskan bahwa penanaman pohon alpukat dipilih karena buah ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan perawatan yang relatif mudah.
Dengan masa panen yang dapat berlangsung hingga puluhan tahun, pohon alpukat diharapkan menjadi aset produktif yang berkelanjutan bagi pengelola wakaf.
"Penanaman ratusan pohon alpukat ini adalah wujud nyata pengelolaan wakaf produktif. Kami ingin lahan wakaf tidak hanya dimanfaatkan untuk sarana ibadah, tetapi juga dapat menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujar Kepala Kemenag Jombang.
Muhajir mengatakan kegiatan ini melibatkan para nazhir (pengelola wakaf), tokoh agama, serta masyarakat setempat. Selain menanam, para peserta juga diberikan edukasi mengenai perawatan pohon dan teknik budidaya yang baik agar hasil panen dapat maksimal.
"Peringatan Bulan Wakaf Nasional Tahun 2026 yang mengacu pada Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 ini menjadi momen penting untuk menggugah kesadaran masyarakat akan potensi wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat, " ungkapnya.
Kemenag Jombang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan aset wakaf.
Selain penanaman pohon produktif, rangkaian kegiatan lain yang digelar di antaranya sosialisasi wakaf uang, pendampingan nazhir, serta pembinaan pengelolaan wakaf produktif.
Penanaman pohon alpukat di lahan wakaf ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan dan penghijauan.
Buah alpukat yang memiliki nilai jual tinggi diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pengelola wakaf, yang selanjutnya dapat digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemaslahatan umat.
Selain alpukat, beberapa lokasi juga menanam berbagai jenis tanaman produktif lainnya guna mendiversifikasi hasil pertanian di lahan wakaf. Kegiatan ini menjadi contoh konkret bahwa wakaf tidak melulu tentang tanah untuk masjid atau makam, tetapi juga dapat dikembangkan untuk kesejahteraan ekonomi umat secara luas.
Kemenag Jombang berharap kegiatan penanaman pohon alpukat ini dapat menginspirasi pengelola wakaf lainnya untuk mengembangkan potensi lahan yang dimiliki secara lebih produktif.
Dengan perawatan yang berkelanjutan, ratusan pohon ini diharapkan dapat berbuah maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Ini juga bagian dari implementasi asta protas kemenag kedua yaitu Penguatan Ekoteologi
"Kami berharap ini menjadi langkah awal yang baik. Jika pohon-pohon ini tumbuh subur, hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat luas dan menjadi berkah yang terus mengalir bagi para wakif," pungkas Muhajir Kepala Kemenag Jombang. (san)
What's Your Reaction?

