Sempat Dihentikan Terkait Perizinan, Kompetisi Piala Soeratin Gresik U-13 dan U-15 Kembali Bergulir
"Panitia tidak tinggal diam. Kami langsung menyelesaikan seluruh kekurangan administrasi demi kelancaran jalannya Piala Soeratin. Alhamdulillah semua sudah lengkap, sehingga kompetisi bisa kembali berjalan sesuai jadwal," katanya.
Gresik, (afederasi.com) - Sempat terhenti karena persoalan perizinan, kompetisi Piala Soeratin 2026 kelompok usia U-13 dan U-15 zona Gresik akhirnya kembali bergulir. Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai Jumat (24/07/2026) di Lapangan Pongangan, Kecamatan Manyar Gresik.
Kompetisi yang sebelumnya dimulai pada 17 Juli 2026 itu sempat dihentikan sementara untuk melengkapi persyaratan perizinan dari pihak kepolisian. Setelah seluruh administrasi dinyatakan lengkap, Askab PSSI Gresik memastikan turnamen pembinaan pesepak bola usia muda tersebut dapat kembali dilanjutkan.
Ketua Panitia Piala Soeratin 2026 sekaligus EXCO Askab PSSI Gresik, Agita Desi Dwijaning Ayu, mengatakan penghentian sementara menjadi evaluasi penting bagi panitia dalam memperbaiki koordinasi dan memastikan seluruh persyaratan terpenuhi sebelum kompetisi kembali digelar.
"Memang sebelumnya ada kekurangan dalam koordinasi terkait perizinan. Ini menjadi evaluasi bagi kami agar pelaksanaan event berikutnya bisa lebih baik," ujar Agita, Kamis (23/07/2026).
Menurutnya, panitia langsung bergerak melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan agar kompetisi tidak kembali tertunda. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para pemain muda yang telah mendaftar dan mempersiapkan diri tetap dapat melanjutkan perjuangan mereka di lapangan.
"Kami berusaha semaksimal mungkin karena tidak ingin mengecewakan anak-anak yang sudah mendaftar dan bersiap mengikuti kompetisi ini. Setelah seluruh perizinan lengkap, pertandingan bisa kembali dilaksanakan," jelasnya.
Agita menegaskan panitia terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kompetisi berakhir.
"Panitia tidak tinggal diam. Kami langsung menyelesaikan seluruh kekurangan administrasi demi kelancaran jalannya Piala Soeratin. Alhamdulillah semua sudah lengkap, sehingga kompetisi bisa kembali berjalan sesuai jadwal," katanya.
Kembalinya Piala Soeratin 2026 diharapkan tidak sekadar melanjutkan kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Gresik.
Askab PSSI Gresik, sebut Agita, juga terus mendorong sinergi dengan seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda potensial.
"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mendukung pembinaan pemain muda di Gresik. Harapannya, dari Piala Soeratin akan lahir talenta-talenta yang mampu berprestasi di level yang lebih tinggi," pungkasnya.(frd)
What's Your Reaction?

