Bantu Warga Berpenghasilan Rendah, Pemkab Gresik Salurkan Material Renovasi Rumah

Masing-masing desa menerima bantuan untuk satu unit rumah melalui APBD Kabupaten Gresik. Di Desa Mojowuku, bantuan yang disalurkan senilai Rp9.870.000, sedangkan Desa Lebanisuko menerima bantuan senilai Rp8.475.000. Bantuan diberikan dalam bentuk material bangunan sesuai kebutuhan perbaikan rumah.

22 Jul 2026 - 23:19
Bantu Warga Berpenghasilan Rendah, Pemkab Gresik Salurkan Material Renovasi Rumah
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat menyerahkan bantuan kepada warga penerima manfaat di tiga desa di tiga kecamatan di Kabupaten Gresik (Ist/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Pemkab Gresik terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui program bantuan stimulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan material bangunan disalurkan kepada tiga warga di tiga desa untuk membantu meningkatkan kualitas hunian mereka.

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif kepada penerima manfaat di Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean, Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, dan Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang, Selasa (21/07/2026).

Masing-masing desa menerima bantuan untuk satu unit rumah melalui APBD Kabupaten Gresik. Di Desa Mojowuku, bantuan yang disalurkan senilai Rp9.870.000, sedangkan Desa Lebanisuko menerima bantuan senilai Rp8.475.000. Bantuan diberikan dalam bentuk material bangunan sesuai kebutuhan perbaikan rumah.

Material yang disalurkan antara lain pasir, semen, kayu, bata ringan, perekat bata, asbes, kloset, paku, bak mandi, serta material pendukung lainnya.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, program RTLH menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

"Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya bantuan stimulan Rumah Tidak Layak Huni. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak sehingga kualitas hidup mereka juga meningkat," ujarnya.

dr. Alif meminta penerima manfaat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya agar proses perbaikan rumah dapat berjalan optimal.

"Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah sesuai kebutuhan. Mari kita manfaatkan dengan penuh tanggung jawab agar rumah menjadi lebih aman, nyaman, dan sehat untuk ditempati," tambahnya.

Pemkab Gresik berkomitmen memperluas cakupan program RTLH agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang mendapatkan hunian layak.

Salah satu penerima bantuan, Sarpi, warga Desa Mojowuku, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Keterbatasan ekonomi selama ini membuatnya kesulitan memperbaiki rumah.

"Saya sangat senang dan bersyukur menerima bantuan ini. Selama ini saya memang kesulitan memperbaiki rumah karena keterbatasan biaya. Bantuan ini sangat berarti bagi saya," ungkapnya.

Melalui program bantuan stimulan RTLH, Pemkab Gresik berharap semakin banyak warga dapat menempati hunian yang aman, sehat, dan layak, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow