SD Negeri Jombatan 3 Jombang Raih 5 Penampil Terbaik di Festival Garudeya Mahambara
Surabaya, (afederasi.com)– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para siswa SD Negeri Jombatan 3 Jombang. Dalam ajang Festival Garudeya Mahambara 2026 yang digelar oleh Badan Pelestari Kebudayaan Jawa Timur di Gedung Kesenian Cak Durasim, Surabaya, Rabu (22/7/2026).
Sekolah dasar negeri ini berhasil menyabet predikat sebagai 5 Penampil Terbaik di antara puluhan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dunia pendidikan dasar di Kabupaten Jombang memiliki kualitas seni pertunjukan yang mumpuni, bahkan mampu bersaing di tingkat provinsi.
Perjalanan tim teater SDN Jombatan 3 menuju puncak prestasi tidaklah instan. Sebelumnya, mereka sukses menembus jajaran 10 besar dalam kompetisi yang diikuti oleh berbagai sanggar teater se-Jawa Timur.
Pada babak penampilan terbaik, para siswa menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan membawakan naskah berjudul "Satya Garudeya" karya Abi Utomo.
Pementasan ini digarap secara matang melalui kolaborasi dengan Sanggar Bethari, sanggar teater milik SD Negeri Jombatan 3 Jombang yang telah menjadi wadah pengembangan bakat seni siswa sejak lama.
Penampilan para siswa SDN Jombatan 3 mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri maupun penonton yang memenuhi Gedung Kesenian Cak Durasim.
Dengan penghayatan karakter yang mendalam, kekompakan tim yang solid, serta penyampaian pesan moral yang kuat melalui setiap adegan, mereka berhasil menunjukkan bahwa pelajar sekolah dasar mampu tampil kompetitif di panggung seni tingkat provinsi.
"Anak-anak mampu mengekspresikan emosi tokoh dengan sangat baik. Ini menunjukkan pembinaan yang serius dan berkelanjutan," ujar salah satu juri yang turut memberikan catatan khusus dalam sesi evaluasi pementasan.
Kepala SD Negeri Jombatan 3 Jombang, Donny Erfantoro, menyampaikan rasa syukur atas capaian membanggakan ini. Menurutnya, keberhasilan menjadi lima penampil terbaik tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak yang terlibat.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh semua pihak. Berkat kerja sama dan semangat seluruh tim, SD Negeri Jombatan 3 Jombang berhasil menjadi 5 penampil terbaik pada Festival Garudeya Mahambara 2026," ungkap Donny Erfantoro dengan penuh haru.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua siswa, guru pembimbing, serta berbagai elemen masyarakat yang turut mendampingi perjalanan tim teater hingga meraih prestasi di kancah provinsi.
Apresiasi juga datang dari jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Dra. Wor Windari, M.Si. , Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, yang hadir langsung menyaksikan penampilan para siswa, turut memberikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih.
"Selamat kepada seluruh siswa-siswi SD Negeri Jombatan 3 Jombang atas prestasi yang diraih. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Jombang dan diharapkan mampu memotivasi sekolah-sekolah lain untuk terus mengembangkan potensi peserta didik di bidang seni dan budaya," tutur Wor Windari.
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan seni budaya di sekolah mampu melahirkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan berprestasi, sejalan dengan visi pendidikan nasional yang mengedepankan pengembangan karakter melalui seni dan budaya.
Festival Garudeya Mahambara yang diselenggarakan oleh Badan Pelestari Kebudayaan Jawa Timur merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan seni pertunjukan tradisional maupun kontemporer di Jawa Timur. Edisi tahun 2026 ini diikuti oleh puluhan sanggar teater dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Keikutsertaan SDN Jombatan 3 dalam festival ini membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat dimulai sejak usia dini melalui pendidikan di sekolah dasar.
Harapan ke Depan: Seni dan Budaya sebagai Identitas Sekolah
Prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi SD Negeri Jombatan 3 Jombang untuk terus mengembangkan kreativitas peserta didik melalui kegiatan seni dan budaya.
Kolaborasi antara sekolah, sanggar seni, pemerintah daerah, dan orang tua terbukti mampu melahirkan prestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Jombang di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Ke depan, SDN Jombatan 3 berkomitmen untuk terus membina Sanggar Bethari sebagai wadah pengembangan bakat seni siswa, sekaligus memperkenalkan budaya Jawa Timur yang kaya kepada generasi muda melalui pentas seni yang berkualitas.
"Dengan prestasi ini, kami berharap semakin banyak siswa yang tertarik dan bangga terhadap seni budaya daerah. Ini adalah identitas kita sebagai orang Jawa Timur," tutup Donny Erfantoro. (san)
What's Your Reaction?

