MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang Digelar 31 Juli, Dinsos Tunggu Hasil Monev
Jombang, (afederasi.com) – Dinas Sosial Kabupaten Jombang memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 akan dilakukan setelah proses monitoring dan evaluasi (monev) pada 24 Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana gedung sekolah benar-benar layak dan siap digunakan dalam proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, S.T, M.M, menjelaskan bahwa sesuai jadwal yang direncanakan, MPLS SRT 8 akan dilaksanakan pada 31 Juli 2026. Penundaan jadwal dari rencana awal pertengahan Juli dilakukan demi menjamin kenyamanan dan keamanan para siswa sejak hari pertama masuk sekolah .
"Masih ada sejumlah pekerjaan akhir yang perlu dituntaskan, seperti penyempurnaan fasilitas sanitasi, sistem drainase, dan utilitas pendukung lainnya. Kami ingin memastikan semua siap, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa berjalan optimal," ujar Agung Hariadi kepada awak media, Kamis (23/07/2026) .
Keputusan ini diambil setelah Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Kementerian Sosial RI melakukan verifikasi dan validasi lapangan yang melibatkan Tim Transisi, Balai Prasarana Strategis Kementerian PUPR, serta kontraktor pelaksana PT Waskita Karya.
Hasil verifikasi menunjukkan bahwa meskipun pembangunan gedung utama telah menunjukkan kemajuan signifikan dan progres fisik mencapai 91 persen, beberapa fasilitas penunjang masih dalam tahap penyelesaian .
Proses monev pada 24 Juli 2026 mendatang akan menjadi penentu akhir. Jika hasil evaluasi menyatakan seluruh fasilitas telah memenuhi standar kelayakan, maka MPLS akan bergulir sesuai jadwal baru pada 31 Juli 2026 .
Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang merupakan program unggulan yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini menyiapkan daya tampung bagi 270 peserta didik, yang terbagi masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh siswa yang diterima merupakan anak-anak dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 sebagai sasaran utama program .
Dengan penjadwalan ulang ini, diharapkan para siswa dapat mengikuti MPLS dengan nyaman dan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Jombang dapat dimulai dengan lancar serta aman.(san)
What's Your Reaction?

