Dorong Iklim Investasi, Pengurus Kadin Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

"Kadin ini sebagai rumah besar untuk kepentingan seluruh pengusaha, mulai dari UMKM sampai sektor usaha besar. Kami harapkan Kadin benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai jembatan antara kepentingan dunia usaha maupun pemerintah," ujar Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes usai menghadiri acara pelantikan tersebut.

27 Jul 2026 - 14:28
Dorong Iklim Investasi, Pengurus Kadin Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik
Ketua Kadin Lamongan A'ang Junaedy menandatangani berita acara Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Lamongan Masa Bakti 2026–2031 yang disaksikan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) Jajaran Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Lamongan masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. Senin, (27/7/2026). Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu menjadi wadah besar serta jembatan penghubung yang solid antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyatakan bahwa Kabupaten Lamongan memiliki potensi industri dan investasi yang sangat besar. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dan mempermudah masuknya para investor ke Lamongan.

"Kadin ini sebagai rumah besar untuk kepentingan seluruh pengusaha, mulai dari UMKM sampai sektor usaha besar. Kami harapkan Kadin benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai jembatan antara kepentingan dunia usaha maupun pemerintah," ujar Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes usai menghadiri acara pelantikan tersebut.

Pak Yes menuturkan, Pemkab Lamongan sangat terbuka terhadap investasi yang masuk, baik dari segi perizinan maupun kemudahan operasional. Selain itu, adanya dorongan untuk mendirikan 'Rumah Vokasi' dan 'Rumah Kurasi' di Lamongan diyakini akan memperkuat daya saing tenaga kerja lokal.

"Ada tantangan besar dari Kadin Jawa Timur agar Lamongan punya Rumah Vokasi dan Rumah Kurasi. Jika ini terwujud, pasti akan banyak menyerap tenaga kerja lokal di Lamongan," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kabupaten Lamongan, A'ang Junaedy, menegaskan komitmennya untuk segera mengambil langkah strategis pasca-dilantik untuk periode 2026–2031 ini. Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan nilai tukar rupiah, ia optimistis Lamongan tetap menjadi magnet utama bagi para investor.

"Lamongan ini memiliki letak geografis yang sangat bagus. Ditambah lagi iklim UMR dan karakter masyarakatnya yang terbuka (nrimo dan legowo) terhadap hadirnya industri baru. Kehadiran investor pasti membawa multiplier effect yang berdampak positif bagi UMKM setempat," ungkap A'ang Junaedy.

Untuk menjaga daya saing dunia usaha di Lamongan, pihak Kadin bakal melakukan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha guna menekan biaya produksi melalui berbagai inovasi dan efisiensi.

"Kami akan melakukan sinkronisasi dan kolaborasi dengan pelaku usaha untuk mencari terobosan. Mulai dari kepastian bahan baku yang terjangkau, peningkatan efektivitas kerja, hingga penggunaan peralatan penunjang yang tepat agar cost produksi dapat ditekan tanpa mengorbankan kualitas," pungkas A'ang Junaedy. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow