Harkopnas ke-79 Gresik: Wabup Alif Pastikan Koperasi Desa Merah Putih Tak Matikan Toko Kelontong

"“Keberadaan gerai Koperasi Desa Merah Putih tidak akan mematikan toko-toko kelontong milik warga yang sudah ada di desa. Kehadirannya justru saling melengkapi. Karena itu, saya mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak benar atau hoaks,” tegasnya.

27 Jul 2026 - 15:40
Harkopnas ke-79 Gresik: Wabup Alif Pastikan Koperasi Desa Merah Putih Tak Matikan Toko Kelontong
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat hadir dan menyampaikan pesan dalam Harkopnas ke-79 di Wahana Ekspresi Pusponegoro Gresik (Ist/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Ribuan warga memadati Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Minggu (26/07/2026), untuk mengikuti senam bersama dan jalan sehat dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79. Di tengah kemeriahan acara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan pentingnya koperasi beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan Harkopnas di Gresik berlangsung meriah. Selain senam dan jalan sehat, kegiatan tersebut juga diisi pameran produk UMKM, penyerahan penghargaan kepada insan koperasi, serta pembagian ratusan doorprize.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, jajaran Dekopinda Kabupaten Gresik, Dekopinwil Jawa Timur, pengurus koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dalam sambutanya mengatakan Harkopnas bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat untuk memperkuat koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat di tengah tantangan ekonomi global.

“Di tengah tantangan ekonomi global saat ini, koperasi harus semakin modern, profesional, transparan, serta mampu memanfaatkan teknologi digital agar memiliki daya saing yang tinggi,” ujar dr. Alif sapaan akrab Wabup.

dr. Alif juga mengajak masyarakat memahami tujuan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurutnya, keberadaan gerai koperasi di desa ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap barang bersubsidi sekaligus menjadi sarana pemasaran hasil pertanian warga dengan harga yang layak.

Koperasi Desa Merah Putih, tandas dr. Alif, tidak dibentuk untuk menggantikan toko kelontong yang telah lebih dulu beroperasi di desa.

“Keberadaan gerai Koperasi Desa Merah Putih tidak akan mematikan toko-toko kelontong milik warga yang sudah ada di desa. Kehadirannya justru saling melengkapi. Karena itu, saya mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak benar atau hoaks,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Gresik, lanjut dr. Alif, akan terus mendorong pertumbuhan koperasi yang sehat, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan koperasi sebagai wadah gotong royong yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan mendukung terwujudnya Gresik yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ajaknya.

Ketua Dekopinda Kabupaten Gresik Achwan Hariyanto mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam peringatan Harkopnas tahun ini. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi energi positif untuk terus memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga koperasi di Kabupaten Gresik semakin kuat, semakin memberi manfaat, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan perwakilan Dekopinwil Jawa Timur, Maarif. Ia mengaku terkesan melihat antusiasme masyarakat Gresik dalam memeriahkan Harkopnas.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa koperasi masih memiliki peran penting dalam membangun ekonomi kerakyatan.

“Hati saya bergetar melihat antusiasme masyarakat. Momentum ini menjadi ajang untuk memperkuat koperasi, mendukung UMKM, serta mendorong penguatan permodalan dan pemasaran digital,” tuturnya.

Selain olahraga bersama, kegiatan Harkopnas juga menghadirkan puluhan stan UMKM. Kehadiran stan tersebut menjadi ruang promosi bagi produk lokal sekaligus memperkuat sinergi antara koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kemeriahan acara ditutup dengan pengundian ratusan doorprize. Hadiah utama berupa satu paket umrah persembahan KSPPS BMT Mandiri Amanah Sejahtera berhasil diraih Muhammad Salim (44), warga Kecamatan Gresik.

Salim mengaku tidak menyangka namanya terpilih sebagai penerima hadiah utama tersebut.

“Alhamdulillah saya bersyukur. Terima kasih atas hadiah satu paket umrah ini. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan dengan lebih baik,” ungkapnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow