Warkop di Lamongan Berhias Bendera Peserta dan Bersiap Gelar Nobar Resmi
"Kami sangat antusias sekali menyambut gelaran Piala Dunia tahun ini. Sengaja saya hias tempat usaha ini dengan memasang atribut bendera negara para peserta agar para pengunjung semakin antusias datang ke warung kopi sembari menyaksikan pertandingan lewat layar kaca. Jadi, atmosfer nontonnya lebih terasa seru dan hidup," ujar Fajar saat ditemui di warkop miliknya, Sabtu (13/6/2026) pagi.
Lamongan, (afederasi.com) – Gelaran pesta sepak bola terbesar jagat raya, Piala Dunia 2026, membawa gairah dan berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamongan. Semangat menyambut turnamen akbar empat tahunan ini terlihat jelas di sejumlah warung kopi (warkop) yang mulai bersolek demi memanjakan para pencinta si kulit bundar. Sabtu, (13/6/2026).
Salah satunya seperti yang terlihat di Warkop Depkes yang berada di kawasan Kota Lamongan. Guna memikat daya tarik pengunjung, bagian langit-langit warkop tersebut kini dipenuhi dengan bentangan miniatur bendera dari berbagai negara kontestan Piala Dunia 2026. Mulai dari bendera negara-negara tangguh Eropa, Amerika Latin, hingga perwakilan Asia tampak berjajar rapi memberikan atmosfer unik ala tribun stadion.
Fajar Alfaru, pemilik Warkop Depkes mengaku sangat antusias menyambut gegap gempita turnamen tahun ini. Dekorasi tematik ini sengaja ia pasang untuk membangun esensi keseruan bagi para pelanggan setianya saat berkunjung.
"Kami sangat antusias sekali menyambut gelaran Piala Dunia tahun ini. Sengaja saya hias tempat usaha ini dengan memasang atribut bendera negara para peserta agar para pengunjung semakin antusias datang ke warung kopi sembari menyaksikan pertandingan lewat layar kaca. Jadi, atmosfer nontonnya lebih terasa seru dan hidup," ujar Fajar saat ditemui di warkop miliknya, Sabtu (13/6/2026) pagi.
Tak sekadar menghias ruangan dengan pernak-pernik estetik, Fajar juga sangat memperhatikan aspek legalitas penayangan pertandingan demi kenyamanan bersama. Ia mengaku telah proaktif mendaftarkan tempat usahanya agar mengantongi izin resmi nonton bareng (nobar).
"Untuk keperluan nonton bareng, saya sudah mendaftar lisensi nobar di website resmi Bola Gembira TVRI. Namun, saat ini statusnya memang masih dalam proses verifikasi," ungkapnya.
Kendati harus menunggu, Fajar menaruh harapan besar agar proses administrasi tersebut dapat segera rampung dalam waktu dekat. Legalitas ini dinilai sangat penting bagi para pelaku usaha kecil agar dapat memutar roda ekonomi di tengah momentum Piala Dunia tanpa dibayangi rasa cemas.
"Saya berharap pihak terkait bisa segera memproses dan menerbitkan lisensi nobar tersebut agar menjadi resmi. Kalau sudah resmi, kami para pelaku UMKM bisa ikut ketiban rezeki dari momentum Piala Dunia ini dengan tenang dan nyaman tanpa khawatir ada masalah hukum," harap Fajar.
Semarak Piala Dunia memang selalu menjadi ladang rezeki musiman yang menjanjikan bagi sektor UMKM, khususnya usaha warung kopi tradisional di Lamongan. Kegiatan nobar dinilai efektif meningkatkan omzet penjualan produk makanan dan minuman berlipat ganda dibanding hari-hari biasa. (yan)
What's Your Reaction?

