Jelang Bulan Muharam, Polsek Sendang Pertegas Komitmen Keamanan Bersama Perguruan Silat
Kapolsek Sendang mengajak seluruh perguruan pencak silat berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Bulan Suro melalui koordinasi bersama.
Tulungagung, (afederasi.com) – Menjelang datangnya Bulan Suro atau Muharam, Polsek Sendang menggelar kegiatan silaturahmi dan ngopi bareng bersama pengurus perguruan pencak silat se-Kecamatan Sendang di Mako Polsek Sendang, Jumat (12/6/2026) malam. Pertemuan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memantapkan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopincam Sendang, Ketua PKDI Kecamatan Sendang, serta perwakilan pengurus dari berbagai perguruan silat seperti PSHW, PSNU Pagar Nusa, PSHT, IKSPI Kera Sakti, hingga ASAD.
Kapolsek Sendang, AKP Daroji, S.H., menegaskan bahwa koordinasi ini sangat krusial untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Dalam arahannya, AKP Daroji menyampaikan poin-poin kesepakatan yang mewakili seluruh elemen Forkopincam dan stakeholder terkait.
"Kami menegaskan kepada seluruh perguruan agar tertib selama prosesi pengesahan warga baru. Tidak ada penggunaan knalpot brong, larangan mengonsumsi minuman keras, dan tidak diperbolehkan membawa atribut berbahan kayu, bambu, besi, atau benda keras lainnya," ujar AKP Daroji.
Terkait mobilitas massa, AKP Daroji juga menekankan pentingnya menghormati pengguna jalan lain. Ia meminta agar setiap kegiatan organisasi dilakukan dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.
"Kami juga mengimbau seluruh anggota perguruan untuk bijak bermedia sosial dengan menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Mari kita jaga Kecamatan Sendang agar tetap menjadi wilayah percontohan yang aman dan nyaman bagi semua pihak," tegas Kapolsek.
Selain itu, AKP Daroji menyoroti pentingnya peran pengamanan internal atau Pamther agar terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Menurutnya, sinergitas ini merupakan kunci untuk mempererat persaudaraan antarperguruan.
"Pencak silat harus menjadi sarana pembinaan diri, olahraga prestasi, dan pelestarian budaya bangsa. Kami berharap seluruh perguruan berkomitmen menjadikan Sendang sebagai wilayah yang kondusif," tutupnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan dan kebersamaan seluruh perguruan pencak silat di Kecamatan Sendang.(dn)
What's Your Reaction?

