Kuda Tercebur ke Tambak saat Pemilik Cari Rumput, Penyelamatan Dramatis Hampir 2 Jam

""Tim melakukan asesmen lokasi terlebih dahulu karena posisi kuda berada di tengah tambak. Setelah dipastikan aman, personel bersama warga melakukan evakuasi menggunakan peralatan rescue berupa tali tampar agar proses penyelamatan berjalan aman dan tidak melukai hewan," ujar Teguh

28 Jul 2026 - 17:00
Kuda Tercebur ke Tambak saat Pemilik Cari Rumput, Penyelamatan Dramatis Hampir 2 Jam
Petugas Damkarla Gresik saat berjuang hampir 2 jam mengevakuasi kuda yang tercebur di tambak ke daratan (Ist/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Aksi penyelamatan dilakukan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik terhadap seekor kuda yang tercebur di tambak kawasan permukiman warga, Jalan Sidorukun Gang RT 01, Dusun Banyutami, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Selasa (28/07/2026).

Peristiwa bermula ketika Abdul Hadi, pemilik kuda, sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya. Saat menoleh ke belakang, ia terkejut mendapati kudanya sudah berada di tengah tambak dan tidak mampu keluar sendiri.

Dalam kondisi panik, Abdul Hadi segera meminta pertolongan warga sekitar. Informasi tersebut kemudian diteruskan oleh Achmad Zulkifli Alfarishi, anggota Pos Dukun P2 Damkar Gresik yang saat itu sedang tidak bertugas, kepada Posko Damkar Gresik.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 11.05 WIB. Hanya berselang satu menit, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan. Setelah menempuh perjalanan sekitar 40 menit, personel tiba di lokasi pada pukul 11.49 WIB.

Perwira Piket Damkar Gresik, Teguh Priyanto, mengatakan setibanya di lokasi, personel terlebih dahulu melakukan penilaian kondisi (size up) untuk menentukan teknik evakuasi yang paling aman bagi hewan maupun petugas.

"Tim melakukan asesmen lokasi terlebih dahulu karena posisi kuda berada di tengah tambak. Setelah dipastikan aman, personel bersama warga melakukan evakuasi menggunakan peralatan rescue berupa tali tampar agar proses penyelamatan berjalan aman dan tidak melukai hewan," ujar Teguh.

Kadis Damkarla Gresik, Suyono menambahkan proses evakuasi berlangsung cukup alot karena kondisi dasar tambak yang berlumpur membuat pergerakan kuda dan petugas menjadi terbatas. Berkat kerja sama antara personel Damkar dan warga, kuda akhirnya berhasil ditarik keluar dalam keadaan selamat.

"Alhamdulillah, kuda berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini. Setelah memastikan kondisi aman, personel merapikan peralatan dan kembali ke pos," ujarnya.

Dalam operasi penyelamatan ini, pihak Damkarla Gresik menerjunkan sebanyak delapan personel dengan dukungan satu unit mobil rescue jenis Panther.

Hingga akhir Juli 2026, dari data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik telah menangani 62 kejadian kebakaran serta 101 operasi penyelamatan (rescue) di berbagai wilayah Kabupaten Gresik.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow