PT KBI Optimis Pemilu 2024 Mendorong Kinerja, Target Pertumbuhan Laba 50%
PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) menyambut positif pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai angin segar bagi kinerja perseroan.
Jakarta, (afederasi.com) - PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) menyambut positif pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai angin segar bagi kinerja perseroan. Sebelumnya, kinerja KBI telah mengalami kenaikan signifikan yang didorong oleh perputaran uang yang tinggi pada pemilu sebelumnya.
"Pemilu menjadi dorongan besar bagi kinerja KBI. Setiap kali ada pemilu, perputaran uang meningkat, dan kami yakin ini akan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan dan laba perseroan," kata Pelaksana Tugas Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.
Budi Susanto menjelaskan bahwa KBI memiliki rencana untuk diversifikasi bisnis dengan mendapatkan lisensi sebagai Kliring crypto pasar aset kripto tahun depan. Selain itu, KBI berusaha mencari sumber pendapatan baru, seperti pasar lelang komoditas, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan dan laba bersih.
"Kami berharap lisensi baru sebagai Kliring crypto dapat memberikan kontribusi positif pada kinerja kami. Diversifikasi bisnis juga menjadi fokus, termasuk upaya kami di pasar lelang komoditas," ungkapnya.
Meskipun KBI telah mencapai laba bersih sebesar Rp 50 miliar dari target Rp 55 miliar pada tahun 2023, Budi Susanto tetap optimis dapat mencapai target tersebut di sisa waktu tahun ini. Dia merinci target pertumbuhan laba sebesar 50% pada tahun 2024, yang sedang menunggu persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"Kami yakin dapat tumbuh 50% pada tahun depan. Ini sudah kami diskusikan dengan pemegang saham, dan target ini menjadi fokus utama kami," ujarnya.
Untuk meningkatkan kinerja di tahun 2024, KBI meluncurkan situs web baru yang dirancang untuk mendukung tiga pilar bisnis utamanya: Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), Pasar Fisik Komoditas (PFK), dan Sistem Resi Gudang (SRG). Budi Susanto menekankan bahwa situs ini adalah inisiatif untuk menciptakan ekosistem yang lebih transparan dan akuntabel.
"Ini adalah langkah signifikan kami untuk mendukung transparansi dan sinergi di industri. Situs baru ini memungkinkan interaksi yang lebih dekat dengan pemangku kepentingan," ungkap Budi.
Selama tahun 2023, KBI mencatat beberapa pencapaian gemilang, termasuk peningkatan transaksi timah sebesar 10% per Oktober (Year on Year). Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan yang terus berkembang dari pelaku pasar terhadap layanan kliring dan penjaminan yang disediakan oleh KBI.
"Sistem ISWare, platform utama SRG milik KBI, terus dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan kepada mitra dan stakeholder. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik dalam mendukung pertumbuhan ekosistem resi gudang," kata Budi.
KBI bersama anak usahanya, PT Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia (PT KPBI), terus aktif dalam pengembangan ekosistem resi gudang. Bersama pelaku perdagangan komoditi Indonesia, PT KPBI meningkatkan penjaminan Resi Gudang (RG) hingga mencapai 155% dibandingkan tahun 2022 per Oktober 2023.
"Penjaminan Resi Gudang menjadi fokus kami untuk mendorong kegiatan perdagangan komoditi. Kami berharap hal ini memberikan nilai ekonomi dan manfaat nyata bagi semua pemangku kepentingan," tutup Budi Susanto.(mg-2/mhd)
What's Your Reaction?



