Serah Terima BMN Kementerian PUPR Tahun 2023: Infrastruktur dan Peningkatan Pariwisata Jadi Sorotan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan serah terima Barang Milik Negara (BMN) Kementerian PUPR Tahun 2023 kepada Pemerintah Daerah (Pemda), Yayasan, dan Perguruan Tinggi, serta alih status penggunaan BMN kepada Kementerian/Lembaga (K/L) di Auditorium Kementerian PUPR, Rabu (29/11/2023).
Jakarta, (afederasi.com) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan serah terima Barang Milik Negara (BMN) Kementerian PUPR Tahun 2023 kepada Pemerintah Daerah (Pemda), Yayasan, dan Perguruan Tinggi, serta alih status penggunaan BMN kepada Kementerian/Lembaga (K/L) di Auditorium Kementerian PUPR, Rabu (29/11/2023).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa serah terima BMN ini adalah bentuk akuntabilitas atas anggaran yang diberikan, sekaligus implementasi amanah tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). BMN yang diserahkan mencakup berbagai sektor, termasuk infrastruktur air minum, rumah susun, dan jembatan gantung.
Menteri Basuki menyoroti pentingnya melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan infrastruktur tersebut. "Program yang diberikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kepada Kementerian PUPR kita laporkan kembali kepada masyarakat, yang tidak hanya dalam bentuk infrastruktur ekonomi yang besar seperti bendungan dan jalan tol, namun juga infrastruktur kerakyatan seperti jembatan gantung," ujarnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.
Menkeu Sri Mulyani mengapresiasi transparansi Kementerian PUPR dalam menyampaikan informasi tentang anggaran pembangunan. Sri Mulyani menekankan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi simbol kehadiran negara yang dirasakan oleh masyarakat. Dia juga menyebutkan bahwa BMN yang diserahkan, termasuk yang mendukung destinasi pariwisata super prioritas di Labuan Bajo, Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika.
Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah, melaporkan bahwa total nilai perolehan BMN yang diserahkan pada tahun 2023 mencapai Rp15,41 triliun. Rincian serah terima melibatkan berbagai sektor, seperti Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, dan Perumahan. Salah satu sorotan adalah pembangunan infrastruktur untuk peningkatan kualitas permukiman kumuh sebesar Rp10,9 triliun. (mg-1/jae)
What's Your Reaction?



