Industri Ritel Berubah, DGU Transformasi Gressmall Jadi Pusat Lifestyle dan Komunitas
Gresik, (afederasi.com) – Peta persaingan industri ritel dan properti komersial pada tahun 2026 semakin dinamis. Perubahan perilaku konsumen, penetrasi digital, serta tuntutan pengalaman berbelanja yang lebih personal menjadi tantangan nyata bagi pelaku usaha.
Menghadapi kondisi tersebut, PT Dharma Graha Utama (DGU) memilih tidak sekadar bertahan, tetapi memperkuat langkah melalui strategi inovasi, efisiensi, dan kolaborasi berkelanjutan.
Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Kerja ke-7 PT Dharma Graha Utama Tahun 2026 yang digelar Sabtu (7/2/2026) di Aston Gresik Hotel. Rapat kerja mengusung tema “Pertumbuhan Unit Usaha Melalui Pelayanan Prima yang Kreatif, Inovatif, dan Kompetitif”.
Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama PT DGU Erwin H Poedjono, S.E., Owner dan Penasihat Utama Ir. H Bambang Harjo Soekartono, M.I.Pol, serta Owner dan Komisaris Utama drg. Bambang Soengging Soerjasmoro.
Agenda rapat diawali pembukaan oleh Ketua Panitia, dilanjutkan laporan program kerja dan evaluasi dari General Manager Gressmall Erich Pramono Bangun, S.T., serta laporan dari General Manager Aston Gresik Hotel and Conference Center Sri Paminta Nugraha, S.E., CHA.
Dalam forum tersebut, manajemen membahas strategi peningkatan daya saing, efisiensi operasional, serta penguatan kualitas layanan bagi pelanggan dan pengunjung.
Sebagai pengelola Gressmall, DGU menegaskan bahwa pusat perbelanjaan modern tidak lagi hanya menjadi ruang transaksi. Mall kini diarahkan menjadi ruang hidup (lifestyle space) yang mampu menjawab kebutuhan sosial, hiburan, hingga gaya hidup masyarakat Gresik dan sekitarnya.
General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi perubahan pola konsumsi masyarakat.
Menurutnya, Gressmall kini diposisikan sebagai ruang pengalaman yang mengintegrasikan ritel, hospitality, hiburan, dan aktivitas komunitas. Sinergi dengan Aston Gresik menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem bisnis yang saling menguatkan.
Sementara itu, General Manager Aston Gresik Hotel & Conference Center, Sri Paminta Nugraha, menilai kolaborasi hotel dan pusat perbelanjaan mampu menciptakan pengalaman menginap yang lebih lengkap bagi tamu.
Memasuki awal 2026, DGU juga melakukan penajaman konsep pengelolaan Gressmall dengan fokus pada experience-based destination. Beragam program tematik, event musiman, serta aktivasi komunitas disiapkan untuk menjaga relevansi mall di tengah perubahan tren masyarakat.
Selain fokus bisnis, DGU juga menempatkan kontribusi sosial sebagai bagian penting keberlanjutan usaha. Program sosial dan kegiatan berbasis komunitas terus digelar sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap lingkungan sekitar.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, PT Dharma Graha Utama optimistis mampu menjaga daya saing di tengah ketatnya industri ritel dan hospitality. Tahun 2026 menjadi momentum penguatan fondasi bisnis, perluasan kolaborasi, serta percepatan inovasi layanan.
Ke depan, DGU menargetkan Gressmall dan Aston Gresik Hotel & Conference Center menjadi ruang publik yang hidup, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi — bukan sekadar pusat belanja dan hotel, tetapi bagian dari perjalanan masyarakat Gresik.(frd)
What's Your Reaction?



