1.799 Inovasi di Ajang KIPG 2026, Jadi Motor Penggerak dan Daya Saing Petrokimia Gresik

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik, Kamis (11/06/2026).

13 Jun 2026 - 19:42
1.799 Inovasi di Ajang KIPG 2026, Jadi Motor Penggerak dan Daya Saing Petrokimia Gresik
Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob saat meninjau gugus inovasi insan Petrokimia Gresik di GOR Tridharma Gresik (Ist/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Budaya inovasi yang dibangun Petrokimia Gresik selama 40 tahun terus membuahkan hasil nyata. Pada Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) 2026, berbagai terobosan yang lahir dari insan Perusahaan berhasil menciptakan manfaat finansial langsung sebesar Rp 68 miliar dan value creation mencapai Rp154 miliar, sekaligus menegaskan inovasi sebagai motor daya saing perusahaan.

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menjadikan KIPG 2026 sebagai momentum istimewa. Tidak hanya menandai 40 tahun perjalanan inovasi perusahaan, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya budaya inovasi yang tumbuh di seluruh lini organisasi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa keberlangsungan KIPG selama empat dekade merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik, Kamis (11/06/2026).

Semangat tersebut tercermin dari tingkat partisipasi karyawan yang terus meningkat. Jika pada 2024 keterlibatan karyawan dalam inovasi mencapai 95 persen, maka pada 2025 meningkat menjadi 97 persen dan pada KIPG 2026 menembus 98 persen. Bahkan, keterlibatan tersebut juga datang dari jajaran Pejabat Band I dan Band II, menunjukkan inovasi telah menjadi gerakan bersama di seluruh level organisasi.

Tahun ini, sebanyak 1.799 gugus inovasi ambil bagian dalam KIPG 2026 yang mengusung tema Driving Efficiency, Creating Value. Ribuan inovasi yang lahir tidak hanya menghadirkan pembaruan dalam proses bisnis, tetapi juga memberikan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan.

Menurut Daconi, inovasi memiliki peran strategis dalam mendukung tugas perusahaan, khususnya menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

“Kontribusi ini membuktikan bahwa setiap gagasan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak signifikan bagi kinerja dan daya saing perusahaan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Daconi juga memberikan apresiasi kepada para inovator terbaik yang telah menghadirkan berbagai solusi dan terobosan untuk mendukung operasional perusahaan.

“Empat puluh tahun perjalanan KIPG telah membuktikan bahwa kemajuan perusahaan tidak pernah lahir dari kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian untuk berubah, kemauan untuk memperbaiki, dan komitmen untuk terus menciptakan nilai,” tegasnya.

Daconi menambahkan, inovasi harus berjalan seiring dengan operational excellence agar mampu memberikan manfaat jangka panjang. Dengan fondasi budaya inovasi yang semakin kuat dan tingkat partisipasi karyawan yang terus meningkat.

"Kami optimistis akan terus mampu melahirkan berbagai terobosan yang mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional," tutup Daconi.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow