Musda LDII ke-X Gresik Tekankan SDM Religius dan Profesional Hadapi Tantangan Zaman

Peran LDII sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif. Ini menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

14 Apr 2026 - 15:24
Musda LDII ke-X Gresik Tekankan SDM Religius dan Profesional Hadapi Tantangan Zaman
Wakil Bupati Gresik Asluchul bersama pengurus LDII Gresik saat pembukaan Musda LDII ke-X di aula kantor LDII Gresik (Istimewa/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, penguatan sumber daya manusia berbasis nilai religius menjadi fokus utama. Itulah yang ditegaskan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik sebagai pijakan menyusun arah organisasi lima tahun ke depan.

Musda yang digelar di aula kantor LDII di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Selasa (14/04/2026), bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penentu arah strategis organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Mengusung tema “Peningkatan SDM Unggul, Profesional Religius, Menuju Terwujudnya Sukses Nawa Karsa Kabupaten Gresik”, LDII menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus LDII, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda. Suasana khidmat yang menyelimuti Musda mencerminkan keseriusan organisasi dalam memperkuat perannya di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengapresiasi kontribusi LDII yang dinilai konsisten menjaga harmoni sosial dan kerukunan antarumat beragama.

“Peran LDII sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif. Ini menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

dr Alif juga menilai tema yang diangkat sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Gresik melalui program Nawa Karsa, khususnya dalam penguatan kualitas SDM.

“Harapannya visi dan misi LDII bisa berjalan beriringan dengan program pemerintah daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH Moch Amrodji Konawi, menegaskan bahwa Musda ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara organisasi dan pemerintah daerah.

“Program kerja lima tahun ke depan tidak hanya untuk memperkuat internal organisasi, tetapi juga harus mampu membersamai program Pemkab Gresik,” jelasnya.

Amrodji menekankan bahwa penguatan SDM menjadi kunci utama menghadapi dinamika global, mulai dari tantangan sosial, ekonomi, hingga keagamaan.

Bagi LDII, pembangunan manusia bukan sekadar peningkatan kapasitas, tetapi juga pembentukan karakter. Generasi yang mandiri, berdaya saing, dan berakhlak mulia menjadi target utama.

Melalui Musda ke-X ini, LDII Gresik diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner serta program-program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Lebih dari itu, forum ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja organisasi sebelumnya sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.

Dengan semangat kolaborasi, LDII Gresik optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, memperkuat harmoni sosial, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, sejahtera, dan berdaya saing.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow