Kolaborasi Pemkab dan PLN Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Banyuwangi

14 Apr 2026 - 10:33
Kolaborasi Pemkab dan PLN Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Banyuwangi
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono saat penyerahan program program TJSL PLN. (Humas Pemkab)

Banyuwangi, (afederasi.com) - Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi warganya terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kali ini, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) menyalurkan bantuan sambungan rumah (SR) air bersih kepada warga Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo. 

Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) di desa tersebut kini dapat menikmati akses air bersih berkat bantuan pipanisasi yang disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. 

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono. General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung penguatan desa, termasuk desa yang masuk dalam kategori Siaga Bencana seperti Kebondalem.

"Total anggaran yang digelontorkan untuk Desa Kebondalem ini sekitar Rp200 juta. Mencakup pembangunan 50 sambungan rumah dengan panjang jaringan kurang lebih 1,3 kilometer," ujar Hendro saat ditemui di lokasi penyerahan. 

Menurut Hendro, program TJSL PLN tidak hanya berorientasi pada infrastruktur kelistrikan, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Air bersih menjadi salah satu prioritas karena menyangkut kesehatan, sanitasi, dan ketahanan hidup warga. 

"Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata serta turut mendorong peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat," tambahnya.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PLN (Persero) yang selama ini konsisten bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi. Sinergi tersebut tidak hanya terbatas pada program air bersih, tetapi juga program listrik gratis bagi warga kurang mampu.

"Terima kasih kepada PLN atas kontribusinya selama ini," ujar Mujiono. 

Mujiono menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah menganggarkan ribuan sambungan rumah air bersih gratis untuk warga di berbagai desa. Namun demikian, kebutuhan yang besar memerlukan dukungan dari berbagai pihak. 

"Selain APBD telah menganggarkan ribuan sambungan air bersih ke rumah warga, pemkab juga didukung CSR dari berbagai pihak. Kolaborasi bersama untuk meningkatkan derajat kualitas kehidupan warga," kata Mujiono.

Program sambungan rumah air bersih ini merupakan salah satu prioritas Pemkab Banyuwangi. Tujuannya tidak hanya mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan air minum, tetapi juga meningkatkan kualitas sanitasi melalui sambungan langsung ke rumah-rumah warga. 

Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, selama ini termasuk daerah yang rentan mengalami kesulitan air bersih, terutama pada musim kemarau. Dengan adanya 50 sambungan rumah baru dari bantuan PLN, warga setempat kini bisa lebih tenang memenuhi kebutuhan mandi, mencuci, dan memasak. (Ron)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow