Bupati Arifin Kembali Raih TOP Pembina BUMD, BPR Jwalita Sukses Pertahankan Predikat Sempurna
PT BPR Jwalita Trenggalek sukses meraih Golden Trophy pada TOP BUMD Awards 2026 setelah mempertahankan predikat Bintang 5 selama tiga tahun berturut-turut.
Trenggalek, (afederasi.com) – PT BPR Jwalita Trenggalek (Perseroda) sukses mengukir prestasi gemilang dengan memboyong penghargaan *Golden Trophy* pada ajang bergengsi TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (13/4/2026). Raihan ini menjadi bukti konsistensi bank milik pemerintah daerah tersebut setelah berhasil mempertahankan predikat BUMD Bintang 5 selama tiga tahun berturut-turut sejak 2024.
Keberhasilan "Bank’e Wong Nggalek" ini turut membawa berkah bagi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. Pria yang akrab disapa Mas Ipin tersebut kembali dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD 2026. Ia dinilai memiliki komitmen tinggi dalam memberikan dukungan strategis serta pembinaan yang efektif hingga BPR Jwalita mampu mencapai level performa tertingginya.
Tak berhenti di situ, Direktur Utama BPR Jwalita, Dwi Fraidianriani, juga melengkapi kemenangan Trenggalek dengan meraih gelar TOP CEO BUMD 2026. Dwi menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari dedikasi seluruh tim dalam menjaga profesionalisme dan meningkatkan kualitas layanan keuangan bagi masyarakat di Bumi Menak Sopal.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan Pemkab Trenggalek, nasabah, dan seluruh masyarakat yang menjadi pilar utama kekuatan kami," ujar Dwi usai menerima penghargaan.
Dwi menegaskan, predikat Bintang 5 yang diraih bukan sekadar simbol prestasi, melainkan refleksi dari tata kelola perusahaan yang sehat dan inovasi teknologi informasi yang dijalankan secara berkelanjutan.
Kedepannya, ia berkomitmen untuk terus memperluas akses layanan keuangan agar keberadaan BPR Jwalita semakin dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha mikro.
"Semoga raihan ini memotivasi kami untuk lebih kuat dalam memberdayakan UMKM di daerah," tambah Dwi.
Lebih lanjut, pihak manajemen berjanji akan terus mengembangkan produk perbankan yang berbasis kearifan lokal. Hal ini dilakukan demi mengoptimalkan peran BPR Jwalita sebagai salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Trenggalek.
Sebagai informasi, TOP BUMD Awards merupakan ajang penilaian paling komprehensif bagi perusahaan daerah di Indonesia. Terdapat empat indikator utama yang menjadi standar penilaian, yakni kinerja bisnis yang sehat, aspek inovasi, implementasi tata kelola yang baik, serta besarnya kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi di daerah masing-masing.
"Kami ingin BPR ini tidak hanya sehat secara bisnis, tapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi rakyat," pungkas Dwi.(pb/dn)
What's Your Reaction?



