Kepala Kemenag Jombang Monitor TKA di MTSN 14, Pastikan Lancar Tanpa Kendala
Jombang, (afederasi.com) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Muhajir melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MTSN 14 Jombang, Senin (13/04/2026). Monitoring ini bertujuan untuk memastikan proses ujian berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Muhajir, menyampaikan bahwa secara keseluruhan agenda pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Tes Kemampuan Akademik (TKA) berlangsung sukses dan lancar.
"Sepanjang yang tadi kita lihat, agenda pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berjalan dengan sukses, lancar, tidak ada kendala baik di jaringan maupun di server," ujar Muhajir saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MTSN 14 Jombang terpaksa dibagi dalam beberapa gelombang dan sesi. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah unit komputer yang tersedia untuk ujian.
"Kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MTSN 14 Jombang ini dilaksanakan dalam dua gelombang. Masing-masing gelombang terdiri dari tiga sesi karena keterbatasan komputer yang digunakan untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini," terangnya.
Muhajir menambahkan, Tes Kemampuan Akademik (TKA) saat ini sedang dilaksanakan secara serentak untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh Kabupaten Jombang.
"Alhamdulillah, semua peserta didiknya mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) perdana di tahun 2026. Dengan adanya Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini, kita akan mendapatkan peta yang jelas mengenai kondisi pendidikan di masing-masing madrasah," jelasnya.
Lebih lanjut, pria tersebut menegaskan bahwa agenda Tes Kemampuan Akademik (TKA)ini tidak dijadikan sebagai acuan kelulusan bagi satuan pendidikan. Nilai yang diperoleh peserta justru akan menjadi alat ukur penting bagi pihak Kemenag.
"Nilai yang di atas standar maupun yang di bawah standar akan diketahui. Ini akan menjadi bahan untuk kita memetakan (mapping) madrasah mana saja yang perlu ada penguatan, pendampingan, atau mungkin perhatian khusus.
Jika ada madrasah dengan nilai masih rendah, hal ini akan memudahkan kita, para pengawas madrasah, dalam memberikan pembimbingan," pungkas Muhajir.
Sementara itu, Kepala Sekolah MTSN 14 Jombang, M. Yusuf Junaidi, mengungkapkan bahwa seluruh siswanya diwajibkan mengikuti TKA. Total ada 103 siswa yang terbagi dalam dua gelombang.
"Semua siswa kita wajibkan untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Ada 103 siswa, semuanya ikut, tidak ada yang tidak ikut. Mereka terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama (Rabu dan Kamis), gelombang ketiga (Senin dan Selasa besok) merupakan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) terakhir," jelas Yusuf.
Ia merinci, untuk gelombang pertama diikuti 20 siswa per sesi. Sedangkan untuk gelombang ketiga, saat ini tersisa 15 siswa per sesi.
"Alhamdulillah, tidak ada kendala dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berjalan lancar," pungkasnya. (san)
What's Your Reaction?



