BBPJN Bongkar Jembatan Manyar Lama, Ditargetkan Rampung Agustus 2026
Estimasi pekerjaan penggantian jembatan sampai dengan akhir Agustus,” tambahnya.
Gresik, (afederasi.com) – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali menjadwalkan pembongkaran Jembatan Manyar lama (Jembatan No. 10B) di Kabupaten Gresik mulai Kamis, 2 April 2026.
Proyek ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas jalan nasional di jalur Pantura, khususnya untuk mendukung kelancaran arus kendaraan di kawasan industri Manyar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 Jatim, Yudi Dwi Prasetya, menjelaskan selama proses pembongkaran hingga pembangunan ulang, arus lalu lintas akan sepenuhnya dialihkan ke duplikat Jembatan Manyar baru yang telah diresmikan pada Januari 2026.
Sebagai tahap awal, BBPJN telah melakukan simulasi pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Uji coba dilakukan dengan sistem buka-tutup guna memastikan kelancaran arus kendaraan.
“Proses persiapan dilakukan dengan uji coba sistem buka-tutup,” ujar Yudi, Kamis (02/04/2026).
Penggantian jembatan ini diperkirakan memakan waktu sekitar lima bulan, dengan target penyelesaian hingga akhir Agustus 2026.
Menurut Yudi, proyek ini memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas logistik, terutama menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate), sekaligus mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Manyar.
“Estimasi pekerjaan penggantian jembatan sampai dengan akhir Agustus,” tambahnya.
Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Manyar No. 10B nantinya, kapasitas jalan nasional di kawasan tersebut diharapkan meningkat signifikan dan mampu menunjang mobilitas ekonomi di Jawa Timur.
Sebelumnya, BBPJN Jawa Timur-Bali telah meresmikan duplikat Jembatan Manyar baru pada Januari 2026 sebagai bagian dari penguatan infrastruktur jalur Pantura.(frd)
What's Your Reaction?



