Tangani Kekeringan di Desa Pasrepan Pasuruan, Gubernur Khofifah Distribusikan 10 Ribu Liter Air Bersih

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengambil tindakan cepat dalam menangani masalah kekeringan yang melanda sebagian wilayah di Jawa Timur.

05 Sep 2023 - 09:47
Tangani Kekeringan di Desa Pasrepan Pasuruan, Gubernur Khofifah Distribusikan 10 Ribu Liter Air Bersih

Pasuruan, (afederasi.com) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengambil tindakan cepat dalam menangani masalah kekeringan yang melanda sebagian wilayah di Jawa Timur. Pada Sabtu (2/9/2023) malam, beliau bersama dengan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, turun langsung untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Dalam upayanya membantu warga yang terdampak, Gubernur Khofifah memberikan bantuan berupa dua tangki air bersih setara 10.000 liter, satu tandon, lima terpal, 30 jerigen, serta paket sembako bagi 390 jiwa (130 KK) warga Desa Pasrepan. Dengan bantuan ini, diharapkan beban masyarakat yang tengah menghadapi kekeringan dapat sedikit terangkat.

Gubernur Khofifah menjelaskan, "Alhamdulillah hari ini kita menyalurkan bantuan air bersih pada warga masyarakat di Desa Pasrepan. Harapannya, bantuan air bersih ini bisa didistribusikan merata sehingga dapat meringankan beban masyarakat yang sedang dilanda kekeringan."

Kekeringan tidak hanya mempengaruhi Desa Pasrepan, tetapi juga melanda beberapa wilayah di Jawa Timur. Berdasarkan data BPBD Jatim, di Kabupaten Pasuruan saja, kekeringan terjadi di 21 desa dan tersebar di 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Lumbang, Winongan, Pasrepan, Lekok, Gempol, dan Kejayan. Total warga yang terdampak mencapai 33.774 jiwa atau setara dengan 11.053 KK.

Kecamatan Pasrepan sendiri menghadapi kekeringan di 6 desa, termasuk Desa Sibon, Petung, Ngantungan, Mangguan, dan Klakah. Situasi ini semakin memburuk karena Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan sejak tanggal 26 Juli 2023 lalu, dengan dua kali perpanjangan. Masa tanggap darurat tersebut mencakup tanggal 26 Juli hingga 8 Agustus 2023, 9 hingga 23 Agustus 2023, dan 23 Agustus hingga 5 September 2023.

Selama 39 hari masa tanggap darurat kekeringan, setiap hari dilakukan penyaluran air bersih sebanyak 41 rit untuk 21 desa. Setiap rit membawa air bersih sebanyak 5.000 liter, sehingga total air yang disalurkan mencapai sekitar 7,9 juta liter.

Gubernur Khofifah juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam upaya untuk mengatasi kekeringan. Hingga saat ini, sudah tersalurkan 7,9 juta liter air bersih untuk 21 desa terdampak.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga memberikan bantuan berupa 15 tandon, 50 terpal, 300 jerigen, dan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di 21 desa di Kabupaten Pasuruan.

Salah seorang warga, Ihsan (56), merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah. Ia mengungkapkan bahwa krisis air telah menjadi bencana tahunan di desanya saat musim kemarau tiba. Ihsan berkata, "Alhamdulillah, bantuan dari Ibu Gubernur ini sangat ditunggu warga. Sudah sejak Mei lalu, hujan jarang turun, bahkan belum turun lagi sampai sekarang. Matur nuwun sanget bu Gubernur, semoga bantuan ini bisa terus ada bagi kami di daerah yang kesulitan air." (mg-3/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow