Pertengahan Juni 1.260 Jemaah Haji Jombang Kembali ke Tanah Air

02 Jun 2026 - 13:27
Pertengahan Juni 1.260 Jemaah Haji Jombang Kembali ke Tanah Air
Jemaah Haji Jombang saat akan berangkat ke tanah suci pada bulan Mei 2026 dari Pendopo Kabupaten Jombang. (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang mulai mematangkan persiapan kepulangan sebanyak 1.260 jemaah haji asal daerah setempat. Para jemaah dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan bulan Juni 2026 secara bertahap.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menyampaikan bahwa koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah Jombang dan berbagai instansi terkait telah dilakukan untuk menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut.

"Persiapan kepulangan jemaah haji di Jombang akan kami koordinasikan dengan pemerintah daerah. Untuk dilaksanakan koordinasi lintas sektoral serta instansi terkait untuk memastikan seluruh proses pemulangan berjalan lancar. Mudah-mudahan Allah memberikan pertolongan, semua jemaah haji pulang dengan selamat sampai kembali ke kampung halaman ujar.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan oleh Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, ribuan jemaah tersebut akan dipulangkan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang (kloter). Ilham merinci bahwa jemaah asal Jombang tergabung dalam sejumlah kloter berbeda.

"Jadwalnya, untuk kloter 49 pada 13 Juni 2026 ada dua orang. Kemudian kloter 60 dan 61 pada 17 Juni, dilanjutkan kloter 62 dan 63 pada 18 Juni. Khusus untuk satu orang jemaah di kloter 88, dijadwalkan pulang pada 24 Juni 2026. Total keseluruhan adalah 1.260 jemaah," terangnya kepada media afederasi.com, Selasa (02/06/2026).

Meski jadwal telah diterima, Ilham mengakui bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi terkait detail akhir kepulangan.

Ilham Rohim juga memberikan himbauan khusus kepada seluruh jemaah haji asal Jombang yang saat ini masih berada di Tanah Suci. Ia mengingatkan agar proses ibadah haji yang telah selesai tidak membuat jemaah lengah dalam menjaga kesehatan.

"Proses haji sudah selesai, artinya semua jemaah sudah melaksanakan ibadah haji. Namun karena masih berada di Tanah Suci, tetap jaga kesehatan, perbanyak ibadah, dan perbanyak doa," pesannya.

Ia juga meminta para jemaah untuk mendoakan bangsa Indonesia, Presiden, Menteri Haji dan Umrah, serta seluruh panitia penyelenggara haji dari tingkat pusat hingga kabupaten.

Tak lupa, Ilham mengingatkan soal pola hidup sehat menjelang perpindahan lokasi dari Mekkah ke Madinah. Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mekkah, jemaah akan bergeser untuk berziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW di Madinah selama kurang lebih delapan hari sebelum akhirnya terbang pulang ke Tanah Air.

"Tetap jaga pola makan dan istirahat yang cukup. Karena setelah di Mekkah, jemaah akan geser ke Madinah selama delapan hari. Jadi kondisi fisik harus tetap prima sampai benar-benar tiba di kampung halaman," tandasnya.

Dengan persiapan matang dan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Kemenhaj berharap seluruh rangkaian pemulangan 1.260 jemaah haji dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow