Perkuat Layanan Kesehatan Pelosok, Pemkab Situbondo Resmikan Rumah Bersalin Curah Tatal

Pemkab Situbondo meresmikan rumah bersalin di Desa Curah Tatal hasil kerja sama dengan Pemerintah Jepang. Fasilitas ini hadir untuk mendekatkan akses persalinan bagi warga di wilayah perbatasan.

21 May 2026 - 16:23
Perkuat Layanan Kesehatan Pelosok, Pemkab Situbondo Resmikan Rumah Bersalin Curah Tatal
Bupati Situbondo dan pemerintah jepang saat menandatangani peresmian di Curah Tatal Situbondo (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Situbondo resmi mengoperasikan Rumah Bersalin di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kamis (21/5/2026). Fasilitas kesehatan yang berada di kawasan pegunungan perbatasan Situbondo dan Bondowoso ini dibangun melalui skema hibah internasional dari Pemerintah Jepang untuk meningkatkan akses layanan bagi ibu dan anak.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menjelaskan bahwa kehadiran rumah bersalin ini merupakan solusi nyata atas tantangan geografis yang selama ini dihadapi masyarakat Curah Tatal. Selama ini, warga terpaksa menempuh perjalanan jauh atau melahirkan di fasilitas kesehatan luar daerah karena terbatasnya sarana medis di desa mereka.

"Bantuan ini adalah simbol persahabatan yang sangat berarti bagi masyarakat pedesaan. Fokus kami adalah memperkuat akses kesehatan bagi ibu dan anak," ujar pria yang akrab disapa Mas Rio tersebut saat peresmian.

Data Pemkab Situbondo mencatat tren warga yang melahirkan di luar daerah masih cukup tinggi. Hingga April 2026 saja, tercatat tiga dari 43 persalinan dilakukan di Kabupaten Bondowoso. Kondisi tersebut didorong oleh medan perbukitan yang menyulitkan warga untuk mendapatkan pertolongan medis yang cepat.

Mas Rio menegaskan bahwa pembangunan fasilitas ini bertujuan menekan risiko medis sekaligus menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dengan adanya rumah bersalin ini, diharapkan tidak ada lagi ibu hamil yang terpaksa melahirkan dalam kondisi tidak aman.

Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects. Menurutnya, dukungan tersebut diberikan setelah melihat minimnya ruang pelayanan dan peralatan medis di Pustu Curah Tatal yang sempat menyebabkan kejadian fatal pada ibu hamil di masa lalu.

"Melalui bantuan ini, kami berharap ibu hamil dan bayi di wilayah perbukitan dapat memperoleh layanan medis yang aman, cepat, dan tepat," ungkap Takonai.

Kehadiran rumah bersalin ini kini menjadi harapan baru bagi warga Desa Curah Tatal. Pemerintah setempat berharap fasilitas ini mampu memberikan standar pelayanan kesehatan yang layak, sehingga masyarakat di wilayah pelosok bisa mendapatkan akses medis yang setara tanpa terhalang jarak.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow