Pasca OTT Bupati, KPK Segel 6 Ruang Kerja di Pemkab Tulungagung

KPK menyegel enam ruangan di lingkungan Pemkab dan Dinas PUPR Tulungagung pasca OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo. Simak daftar ruangan yang kini dalam pengawasan ketat penyidik.

13 Apr 2026 - 06:53
Pasca OTT Bupati, KPK Segel 6 Ruang Kerja di Pemkab Tulungagung
Pintu ruang rapat kerja Bagian Pengadaan Barang dan Jasa disegel KPK (deny/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mengamankan sejumlah aset pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Sedikitnya enam ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini dalam kondisi disegel dan di bawah pengawasan ketat penyidik.

Berdasarkan pantauan afederasi.com di lapangan pada Senin (13/4/2026), segel merah putih khas lembaga antirasuah tersebut terpasang di lokasi-lokasi strategis. Ruangan yang disegel meliputi dua titik di Kantor Pemkab Tulungagung, yakni ruang rapat serta ruang kerja Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Sementara itu, Dinas PUPR Tulungagung menjadi lokasi yang paling banyak disasar. KPK mengunci akses ke empat ruangan vital, mulai dari ruang Bidang Sumber Daya Air, Bidang Bina Marga, Staf Administrasi Bina Marga, hingga ruang kerja Kepala Dinas PUPR Tulungagung.

Di pintu-pintu tersebut, tertempel kertas bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" lengkap dengan peringatan keras bagi siapa pun untuk tidak membuka segel tanpa seizin penyidik. Segel tersebut diketahui telah terpasang sejak Jumat malam, 10 April 2026.

Penjabat (Pj) Sekda Tulungagung, Soeroto, mengaku belum mendapatkan laporan detail mengenai jumlah pasti titik yang diamankan KPK karena proses penyegelan berlangsung saat hari libur. Namun, ia memastikan operasional ASN tetap harus berjalan meski ruang kerja mereka dilarang untuk diakses.

"Saya belum tahu berapa ruang yang disegel, karena kemarin hari libur," ujar Soeroto saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026) 

Akibat penyegelan ini, aktivitas sejumlah ASN sempat terhambat karena tidak bisa masuk ke ruang kerja seperti biasanya. Soeroto pun menginstruksikan staf yang ruangannya disegel untuk berpindah sementara waktu demi menjaga kelangsungan pelayanan publik.

"Ruang yang disegel sementara belum bisa digunakan. ASN bisa menggunakan ruang lain untuk bekerja," tambahnya memungkasi.

Langkah penyegelan ini merupakan tindak lanjut dari operasi senyap KPK yang menyeret Bupati Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal. Penyidik diduga tengah mengamankan dokumen-dokumen krusial di ruangan tersebut guna mendalami praktik pengaturan proyek yang menjadi pangkal kasus korupsi ini.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow