Pangkas Waktu Tanggap, Damkarla Gresik Siapkan Posko Darurat Baru di Benjeng
Gresik, (afederasi.com) – Layanan tanggap darurat di wilayah selatan Kabupaten Gresik dipastikan bakal semakin cepat. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik (Damkarla Gresik) berencana menambah posko baru di Kecamatan Benjeng guna memangkas waktu tempuh penanganan kebakaran maupun berbagai kondisi kegawatdaruratan lainnya.
Kepala Dinas Damkarla Gresik, Suyono, mengatakan penambahan posko ini merupakan langkah strategis menyusul tingginya kebutuhan layanan penyelamatan di wilayah Benjeng dan sekitarnya.
Selama ini, armada harus bergerak dari pos terdekat dengan jarak cukup jauh sehingga waktu respon dinilai perlu dioptimalkan.
“Kami ingin memastikan masyarakat Benjeng mendapatkan layanan yang sama cepatnya dengan wilayah perkotaan,” ujar Suyono, Rabu (25/02/2026).
Dengan adanya posko baru, jarak ke titik-titik rawan kebakaran maupun lokasi kejadian darurat lainnya akan semakin dekat. Petugas diharapkan bisa tiba lebih cepat saat terjadi kebakaran permukiman, lahan, hingga insiden penyelamatan seperti evakuasi hewan, pohon tumbang, maupun kecelakaan.
Data Damkar Gresik menunjukkan tren penanganan kejadian terus meningkat. Pada 2024 tercatat 1.309 kejadian, baik kebakaran maupun operasi penyelamatan. Tahun 2025 jumlahnya naik menjadi 1.311 kejadian.
Sementara hingga Februari 2026, petugas telah menangani 11 kasus kebakaran dan 204 operasi penyelamatan (rescue).
Rencana penambahan posko ini mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan. Ia menilai keberadaan posko tambahan sangat mendesak mengingat luasnya cakupan wilayah layanan Damkar di Kabupaten Gresik.
“Mengenai anggaran tambahan posko dan armada operasional damkar kami setuju bisa dilakukan di tahun 2027,” ungkapnya.
Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga menyebut telah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk kebutuhan servis besar kendaraan damkar serta operasional.
Menurutnya, tugas Damkar tidak hanya sebatas menangani kebakaran. Banyak laporan masyarakat yang bersifat sosial dan membutuhkan respons cepat dari petugas.
Selain di Benjeng, Damkar Gresik juga merencanakan penambahan posko tanggap darurat di wilayah Pulau Bawean guna memperkuat layanan penyelamatan di kawasan kepulauan.
Dengan langkah ini, respon darurat di Kabupaten Gresik diharapkan semakin sigap, merata, dan mampu menjangkau seluruh wilayah secara optimal.(frd)
What's Your Reaction?



