Lumpuh Total Akibat Luapan Sungai, Mapolsek Panggul dan Jalur Trenggalek-Pacitan Terendam Banjir

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, pada Rabu (18/2/2026), memicu luapan sungai yang berujung pada banjir bandang.

19 Feb 2026 - 14:03
Lumpuh Total Akibat Luapan Sungai, Mapolsek Panggul dan Jalur Trenggalek-Pacitan Terendam Banjir
Mapolsek Panggul terendam banjir akibat luapan sungai (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, pada Rabu (18/2/2026), memicu luapan sungai yang berujung pada banjir bandang. Akibat peristiwa ini, Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Panggul terendam air, sementara akses utama Jalan Raya Trenggalek-Pacitan sempat lumpuh total.

Hujan lebat yang berlangsung lebih dari satu jam sejak siang hari menyebabkan debit air sungai di depan Mapolsek meluap hebat. Air setinggi 70 sentimeter menggenangi badan jalan sepanjang 300 meter, membuat kendaraan tidak dapat melintas dan memutus arus lalu lintas antar kabupaten tersebut.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maiki, melalui Kapolsek Panggul, AKP Suswanto, mengonfirmasi bahwa air mulai masuk ke area perkantoran dan asrama polisi saat intensitas hujan mencapai puncaknya. Beruntung, kesiapsiagaan personel di lapangan berhasil meminimalisir kerugian materiil.

"Saat air mulai tinggi dan perlahan masuk ke area Mapolsek, anggota yang sedang piket jaga langsung bergerak sigap mengamankan barang-barang penting maupun perangkat elektronik ke tempat yang lebih tinggi," tegas AKP Suswanto saat dikonfirmasi mengenai dampak kerusakan.

Pasca surutnya air sekitar pukul 16.30 WIB, petugas gabungan langsung melakukan aksi cepat tanggap untuk memulihkan fungsi pelayanan publik. Puluhan personel kepolisian bersinergi dengan BPBD, pemadam kebakaran, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Panggul, serta warga setempat bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan material yang terbawa arus.

Proses evakuasi material banjir ini dipercepat dengan pengerahan armada tangki air untuk melakukan penyemprotan di titik-titik vital. Pembersihan difokuskan agar aktivitas pelayanan masyarakat di Polsek Panggul tidak terhenti terlalu lama.

"Ada dua tangki yang dikerahkan. Satu unit difokuskan untuk pembersihan ruang Mapolsek, asrama, dan masjid. Kemudian satu unit lagi untuk pembersihan jalan raya serta area lingkar luar kantor," jelas Suswanto.

Meski saat ini ruas jalan Trenggalek-Pacitan sudah kembali dapat dilalui oleh kendaraan, pihak kepolisian tetap memberikan peringatan kepada para pengguna jalan. Sisa-sisa lumpur yang licin dan potensi hujan susulan menjadi hal yang harus diwaspadai oleh masyarakat yang melintas.

"Saat ini ruas jalan sudah bisa dilalui. Namun demikian, kami tetap mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati dan waspada. Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah turun tangan membantu pemulihan Mapolsek Panggul," pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow