Lansia di Jombang Dibacok Anjal Saat Cari Rumput, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Jombang, (afederasi.com) – Aksi brutal seorang pemuda diduga di bawah pengaruh obat-obatan terlarang menggemparkan warga Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Sabtu (14/3/2026) pagi. Seorang kakek petani menjadi korban bacok hingga bersimbah darah, sementara pelaku babak belur dihakimi massa.
Peristiwa nahas itu dialami Mucksin (70), warga Dusun Kalangan, Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak. Kakek berusia senja tersebut harus dilarikan ke RSUD Jombang dalam kondisi kritis setelah diserang secara tiba-tiba oleh seorang anak jalanan (anjal) saat tengah asyik mencari rumput di pinggir jalan raya Surabaya-Madiun.
Kapolsek Perak, Iptu Heru Sugiharto, membenarkan terjadinya peristiwa penganiayaan tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku dan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, korban yang tengah memotong rumput menggunakan sabit di tepi jalan tiba-tiba didatangi seorang pemuda tak dikenal.
Pelaku yang kemudian diketahui berinisial MTI (19), warga asal Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, tersebut langsung merampas sabit milik korban. Tanpa basa-basi, pemuda tersebut membacokkan sabit itu ke tubuh Mucksin berkali-kali.
"Korban langsung teriak histeris minta tolong. Darah langsung mengucur dari tangannya. Pelaku seperti kesetanan, dia terus membacok meski korban sudah tak berdaya," ungkap Tia (42), seorang saksi mata yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.
Akibat serangan brutal tersebut, korban menderita luka robek serius di ibu jari, telapak tangan kanan, hingga bagian kaki. Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung berhamburan keluar dan mendapati Mucksin telah tergeletak bersimbah darah.
Melihat kondisi korban yang mengenaskan, amarah warga pun tak terbendung. Pelaku yang sempat mencoba melarikan diri segera dikepung massa.
"Dia (pelaku) sempat melawan, matanya merah, seperti orang linglung tapi tenaganya kuat. Warga sudah emosi melihat Mbah Mucksin bersimbah darah, akhirnya pelaku dihajar sampai babak belur di pinggir jalan," tambah Tia.
Tak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Perak tiba di lokasi dan segera mengamankan pelaku dari amukan massa. Pelaku yang sudah dalam kondisi babak belur langsung dilarikan ke Puskesmas Perak untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat proses evakuasi dan penanganan medis berlangsung, petugas menemukan kejanggalan pada perilaku pelaku. Pelaku menunjukkan gejala-gejala yang mengindikasikan dirinya berada di bawah pengaruh obat-obatan keras.
"Indikasinya kuat, pelaku terpengaruh obat-obatan. Saat di Puskesmas, tim medis sempat memberikan obat bius tapi tidak mempan sama sekali. Pelaku masih terus meronta dan agresif," ungkap salah satu petugas kepolisian yang berjaga di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Sementara itu, pelaku masih dalam pengawasan ketat petugas di Puskesmas Perak sambil menunggu kondisinya stabil untuk kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Polsek Perak masih terus mendalami motif di balik penyerangan sadis tersebut. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di area rawan. (san)
What's Your Reaction?



