KUA Kudu Luncurkan Dashboard Bimbingan Perkawinan

05 May 2026 - 16:11
KUA Kudu Luncurkan Dashboard Bimbingan Perkawinan
Kepala KUA Kudu, Maulana Sujatmiko, S.Th.I., secara resmi meluncurkan sekaligus menguji coba aplikasi. (GDSanotoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Inovasi pelayanan publik kembali ditorehkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Selasa (5/5/2026). 

Kepala KUA Kudu, Maulana Sujatmiko, S.Th.I., secara resmi meluncurkan sekaligus menguji coba aplikasi "Dashboard Bimbingan Perkawinan" , sebuah aplikasi online real-time berbasis data resmi Kementerian Agama.

Aplikasi digital ini menjadi pelengkap jajaran layanan digital di KUA yang berada di utara aliran Sungai Brantas tersebut. Uji coba perdana dilangsungkan di Aula KUA Kudu dan diikuti oleh 7 pasang calon pengantin (catin) yang tergabung dalam Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan XII.

Kegiatan Bimwin kali ini menghadirkan pemateri lintas sektoral yang kompeten di bidangnya. Materi pembekalan agama dan keluarga sakinah disampaikan secara mendalam oleh Erna Yunaini, S.Ag., selaku Penyuluh Agama Islam KUA Kudu. Sementara itu, edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting dibawakan langsung oleh Anik Handayani dan Mailina Dewi dari Puskesmas Tapen.

Yang membuat Bimwin Angkatan XII ini istimewa adalah transisi penuh menuju sistem digital. Melalui Dashboard Bimbingan Perkawinan, proses administratif dan edukasi catin yang biasanya memakan banyak kertas dan waktu, kini dipangkas menjadi jauh lebih praktis, efisien, dan transparan.

Kelebihan Aplikasi Dashboard Bimbingan Perkawinan KUA Kudu
Dalam sambutannya, Maulana Sujatmiko menjelaskan deretan keunggulan inovasi digital ini.

"Aplikasi ini dirancang untuk kemudahan catin. Mereka cukup login menggunakan ID Pendaftaran masing-masing. Setelah itu, semua kebutuhan Bimwin ada di dalam satu genggaman layar," paparnya.

Berikut adalah 4 kelebihan utama Dashboard Bimbingan Perkawinan KUA Kudu:

1. Evaluasi Real-Time
Catin dapat mengerjakan Pre-Test sebelum materi dimulai dan Post-Test secara online setelah materi selesai. Nilai kelulusan langsung tampil di layar secara real-time tanpa perlu koreksi manual.

2. Kaya Akan Referensi Literasi
Aplikasi ini tidak hanya sebatas alat ujian. Di dalamnya terintegrasi berbagai bacaan rujukan, modul, dan materi multimedia yang bisa diakses kapan saja oleh catin sebagai bekal mengarungi bahtera rumah tangga.

3. Sertifikat Digital Otomatis
Begitu catin menyelesaikan rangkaian evaluasi, Sertifikat Bimbingan Perkawinan dapat langsung diunduh (download) secara mandiri dari dashboard masing-masing, mempercepat proses administrasi pernikahan.

4. Akses Presisi dan Aman
Sistem login yang ketat menggunakan Nomor Pendaftaran memastikan bahwa data jadwal, evaluasi, dan sertifikat setiap catin bersifat privat dan akurat.

Uji coba aplikasi ini terbukti berjalan mulus tanpa kendala teknis. Antusiasme dan apresiasi pun datang dari para peserta. Salah satu pasangan catin asal Desa Bakalanrayung, M. Isro'ul Ulumudin dan Dian Pratiwi, mengaku sangat terbantu dengan metode digital ini.

"Kami sangat senang dengan metode online ini. Selain sangat praktis, di dalam dashboard-nya juga disediakan banyak sekali bacaan rujukan. Ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai bekal dan ilmu baru untuk mengarungi bahtera rumah tangga nantinya," ungkap Isro'ul yang diamini oleh calon istrinya.

Peluncuran Dashboard Bimbingan Perkawinan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai terobosan teknologi, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam meningkatkan literasi keluarga bagi masyarakat. Dengan persiapan yang matang baik secara administratif, kesehatan, maupun pemahaman keagamaan—KUA Kudu optimis dapat mencetak fondasi keluarga-keluarga baru yang tangguh, sejahtera, dan bebas stunting.

Inovasi ini sekaligus menegaskan bahwa pelayanan publik berbasis digital bukan lagi wacana, tetapi sudah menjadi kebutuhan dan kenyataan di KUA Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow