Kasus Pencurian Dalaman Wanita di Lamongan, ini Kata Kasatreskrim
"Tentunya, kita akan melakukan upaya-upaya, langkah-langkah penyelidikan, seperti kita juga undang korban dan juga saksi-saksi. Dan kita akan dalami serta mencari tersangka," tegas Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Risky Akbar Kurniadi.
Lamongan, (afederasi.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan bergerak cepat merespons keresahan warga terkait rentetan aksi pencurian pakaian dalam yang kembali marak. Kasus yang baru-baru ini memicu aksi kejar-kejaran antara pemilik rumah dan pelaku di wilayah Lamongan kini memasuki tahap penyelidikan kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Risky Akbar Kurniadi, menyatakan bahwa pihaknya telah memonitor peristiwa yang sempat viral dan meresahkan masyarakat tersebut. Ia membenarkan adanya laporan resmi yang masuk terkait tindak pidana pencurian pakaian.
"Kami sudah memonitor peristiwa tersebut yang terjadi pada hari Sabtu kemarin. Kami baru menerima laporan pengaduan resmi mengenai pencurian pakaian ini pada hari Senin," ujar AKP Risky Akbar Kurniadi saat ditemui di Mapolres Lamongan. Jumat, (17/4/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, AKP Risky menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Serangkaian langkah hukum telah disiapkan untuk mengungkap identitas pelaku yang kerap beraksi di dini hari tersebut.
"Tentunya, kita akan melakukan upaya-upaya dan langkah-langkah penyelidikan. Dalam waktu dekat, kami akan mengundang pihak korban serta saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut," imbuhnya.
Meskipun aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan menunjukkan ciri-ciri fisik saat melarikan diri dari kejaran warga, pihak kepolisian masih perlu melakukan pendalaman sebelum menetapkan tersangka.
"Karena laporan baru kami terima hari Senin, fokus saat ini adalah pemeriksaan saksi-saksi terlebih dahulu. Dari sana kita akan dalami untuk mencari dan menentukan tersangkanya," tutup AKP Risky.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria misterius kembali menyatroni rumah warga di Lamongan pada Minggu dini hari (12/4/2026). Aksi nekat pelaku sempat dipergoki pemilik rumah hingga terjadi aksi pengejaran yang dramatis, namun pelaku berhasil meloloskan diri. (yan)
What's Your Reaction?



