500 CJH Lamongan Pendaftar Bank Jatim Belum Terima Seragam
Kepala Kemenhaj Lamongan Abdul Ghofur (Iyan Farikh/afederasi.com)
Lamongan, (afederasi.com) – Mendekati jadwal keberangkatan ke Tanah Suci, ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan yang mendaftar melalui Bank Jatim mulai dilanda kecemasan. Pasalnya, hingga kini mereka belum menerima paket seragam dan suvenir haji, padahal jamaah yang mendaftar melalui bank lain sudah menerimanya sejak jauh hari. Senin, (6/4/2026).
Keresahan ini cukup beralasan mengingat jadwal pemberangkatan untuk kloter Lamongan diperkirakan tinggal tiga minggu lagi. Para jamaah khawatir keterlambatan ini akan mengganggu persiapan teknis mereka sebelum masuk ke asrama haji.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lamongan, Abdul Ghofur, mengakui bahwa kendala ini memang terjadi pada jamaah yang melakukan penyetoran melalui Bank Jatim.
"Kami sudah menyampaikan dan berkoordinasi dengan pihak Bank Jatim di tingkat provinsi, karena permasalahan ini terjadi hampir di seluruh Jawa Timur," ujar Abdul Ghofur kepada afederasi.com. Senin (6/4/2026) pagi.
Ghofur menjelaskan bahwa pemberian suvenir, termasuk seragam, merupakan kewenangan dan tanggung jawab penuh dari bank penerima setoran (tempat jamaah mendaftar dan melunasi biaya haji).
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 500 lebih jamaah asal Lamongan yang tercatat mendaftar melalui Bank Jatim dan hingga kini masih menunggu kepastian distribusi seragam tersebut.
Namun, Ghofur meminta para jamaah untuk tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan. Pihaknya terus melakukan pemantauan intensif agar hak para jamaah segera terpenuhi sebelum hari keberangkatan tiba.
"Barusan saya hubungi kembali pihak Bank Jatim. Informasinya barang sudah dalam perjalanan (otw) ke Surabaya. Estimasinya dalam minggu ini sudah sampai. Insya Allah dalam 2 sampai 3 hari ini akan ada pembaruan informasi lebih lanjut," pungkasnya. (yan)
What's Your Reaction?



