Lima Jamaah Haji Lansia Pacitan Berangkat Haji 

25 Apr 2025 - 22:09
Lima Jamaah Haji Lansia Pacitan Berangkat Haji 
Penyampaian Staff Penyusun Dokumen Haji (Gatot) Mengenai Pemberangkatan Haji Kabupaten Pacitan 2025. (Jihan/afederasi.com)

Pacitan, (afederasi.com) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pacitan menetapkan kuota jemaah haji tahun 2025 sebanyak 144 orang jemaah reguler. Lima orang diantaranya merupakan jamaah lanjut usia (lansia). Sementara itu, sebanyak 53 orang ditetapkan sebagai jemaah cadangan. 

"Jamaah reguler adalah jamaah yang benar-benar urut porsi. Sedangkan jamaah cadangan adalah jamaah yang nomor urutnya berada dibawah jamaah reguler, ketika ada kuota reguler yang kosong karena ada penundaan atau pembatalan keberangkatan  nanti jamaah cadangan naik (menggantikan kuota yang kosong),"ujar Gatot, penyusun dokumen haji, Jum'at (25/04/25). 

Jemaah yang diberangkatkan tahun ini adalah mereka yang telah mendaftar sejak tahun 2012, sesuai sistem porsi nasional yang berlaku. 

Pemberangkatan jemaah akan dilakukan pada 17 Mei 2025 pagi dari Kabupaten Pacitan menuju embarkasi Surabaya. Rombongan diperkirakan tiba di Surabaya pada malam hari. Penerbangan ke Jeddah dijadwalkan pada keesokan harinya pada 18 Mei 2025.

Untuk membekali jemaah secara spiritual dan teknis, Kemenag menggelar delapan kali bimbingan manasik haji, terdiri dari dua kali manasik tingkat kabupaten dan enam kali tingkat kecamatan.

Selain itu, dua pembimbing haji daerah dan satu pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) akan mendampingi jemaah selama di tanah suci.

Gatot juga menegaskan bahwa Kementerian Agama tidak melayani badal haji. “Badal haji sepenuhnya urusan pribadi. Bisa lewat travel resmi atau perorangan yang bersedia menjadi badal. Dan sejauh ini, tidak ada jemaah Pacitan yang mengajukan badal,” jelasnya.

Tahun ini juga menjadi momen penting, karena merupakan tahun terakhir Kemenag menangani langsung penyelenggaraan haji. Mulai tahun depan (2026) seluruh proses akan diambil alih oleh Badan Penyelenggara Haji yang dibentuk pemerintah pusat.

“Kami berharap para jamaah mempersiapkan diri terutama kesehatan karena setelah menunggu 12 tahun lamanya kondisi kesehatan dapat berubah,”pungkas Gatot kepada afederasi.com.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow